oleh

MUI Dan Ormas Islam : RUU HIP Berpotensi Menimbulkan Ancaman Komunis Baru Di Indonesia

-BERITA, SUMUT-2,668 views

Lintas Sumut | Asahan – 

Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) cabang Asahan didampingi puluhan Dewan Pimpinan Cabang Ormas Islam se- Kabupaten Asahan menolak Rancangan Undang – Undang Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Sebab dinilai menimbulkan faham Komunis Baru di Indonesia.

Demikian dikatakan Ketua MUI Cabang Asahan H. Salman Tanjung saat membacakan nota protes MUI Pusat terkait RUU HIP di halaman Mesjid Raya Kisaran, Rabu (17/6).

Hadir dalam acara penolakan tersebut Ketua DPC Nahdatul Ulama, Ketua PD Alwasliyah, PD Muhamadiayah, PD Nahdatul Anwar, PD Dai Muda, PD Aluti Hadiyah, PC HMI, PC PMII PC Himmah, DPC KNPI, PD FPI, Tim Intaq Asahan, personel TNI – Polri dan masyarakat setempat.

Sebelum pembacaan Nota, lantunan Ayat Suci Alquran dan lagu Indonesia Raya juga Proklamasi juga dikumandangkan.

Dalam pembacaan Nota Salman menyampaikan sejumlah kemungkinan dan meminta DPR-RI menyikapi protes terkait kemungkinan ancaman baru terhadap kedaulatan Ideologi Pancasila sebagai dasar negara dengan diterbitkannnya RUU HIP.

RUU HIP juga berpotensi melupakan sejarah kekejaman faham komunis dari wujud partai PKI yang memakan korban jiwa dan menyengsarakan rakyat dengan sadis pada tahun 1948 dan tahun1965.

Takbir Tahmid dan teriak NKRI Harga mati juga diteriakkan peserta aksi. Salman juga mendukung TNI agar menerima segala lapoaran masyarakat terkait ancaman faham komunis di Asahan.

Usai dibacakan, nota penolakan di sampaikan kepada Bupati Asahan yang diwakilkan.

Usai penyerahan jemaah dan peserta aksi membubarkan diri dengan damai. (ZN)

Baca Juga :  PR Berat Kapolres Asahan Baru : Perang Melawan Narkoba dan Rokok Ilegal di Jalur Pesisir
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar