oleh

Masinton dan Mahmud Hadiri Puncak Hari Pramuka ke-65 Tingkat Sumut di Serdang Bedagai

Lintassumut.com, SERDANG BEDAGAI | Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, SH., MH., didampingi Wakil Bupati Mahmud Efendi, SH., menghadiri Upacara Puncak Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Provinsi Sumatera Utara di Alun-Alun Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan diikuti ribuan anggota Pramuka dari berbagai daerah di Sumatera Utara, mulai dari golongan Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega hingga para Pembina Pramuka.

Rangkaian kegiatan diisi dengan upacara bendera, bakti sosial, serta berbagai atraksi yang ditampilkan oleh peserta Pramuka.

Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Timur Tumanggor, S.Sos., M.AP., bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membacakan amanat tertulis Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.

Dalam amanatnya, Gubernur menegaskan bahwa pembinaan kepramukaan tidak boleh hanya berorientasi pada transfer pengetahuan akademis, tetapi harus mengutamakan penanaman nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur dan kemajuan ekonomi, tetapi juga harus diiringi dengan pembentukan sumber daya manusia yang berkarakter, berakhlak, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki rasa cinta tanah air.

Baca Juga :  Tinjau Langsung Pemanfaatan TKD, Tim Satgas PRR Sumut Sampaikan Apresiasi Kepada Pemkab Simalungun

“Peringatan Hari Pramuka menjadi momentum penting untuk mengingatkan kita bahwa pembangunan masa depan daerah tidak cukup hanya mengandalkan fisik infrastruktur dan kemajuan ekonomi semata. Pembangunan harus diiringi dengan pembentukan sumber daya manusia yang berkarakter tangguh, berakhlak, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta cinta tanah air,” demikian amanat Gubernur yang dibacakan Pj. Sekdaprov Sumut.

Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran penting sebagai wadah pendidikan nonformal yang mengajarkan nilai-nilai kehidupan melalui pengalaman langsung, keteladanan, kebersamaan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya menyikapi perkembangan teknologi di era digital secara bijak agar tidak menjadi ancaman bagi masa depan generasi muda.

“Kita membutuhkan pembinaan yang tidak hanya mengajarkan pengetahuan, tetapi juga membangun kemampuan untuk membedakan yang benar dan salah, menghormati perbedaan, mengendalikan diri, serta bertanggung jawab atas setiap tindakan. Nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka harus benar-benar hidup dalam keseharian, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Premier Bet Zone Angola App : tout ce qu’il faut savoir avant de jouer

Mengakhiri amanatnya, Gubernur mengajak seluruh anggota Pramuka di Sumatera Utara untuk terus belajar, berkarya, dan mengabdi kepada masyarakat.

Anggota Pramuka diharapkan mampu menjadi teladan dalam kejujuran, kedisiplinan, persatuan, dan toleransi, sekaligus menjadikan semangat kepramukaan sebagai kekuatan untuk mempererat persaudaraan.

Puncak peringatan Hari Pramuka ke-65 tersebut turut dihadiri para bupati dan wali kota se-Sumatera Utara, Ketua Pesuruhjaya Pengakap Negeri Terengganu, Malaysia, Ketua Kwarda Pramuka Sumatera Utara, jajaran Forkopimda Provinsi Sumatera Utara, Forkopimda Kabupaten Serdang Bedagai, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. (ded)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar