oleh

Pemprov Sumut Siapkan Anggaran 260M Bantu Warga Terdampak Corona

Lintas Sumut | Medan,

Kegiatan fisik penanganan Virus Corona (Covid-19) yang dibahas dalam pertemuan ini seperti menyiapkan fasilitas kesehatan di rumah sakit, dokter dan perawat.Pertemuan tersebut membahas tiga hal yaitu fisik, non fisik dan menjaga jalannya perusahaan.

Sedangkan, untuk non fisik adalah bantuan Pemprov Sumut kepada masyarakat yang terkena dampak ekonomi dari wabah ini.

Terakhir adalah menjaga perusahaan tetap berjalan dan tidak melakukan PHK kepada karyawannya.

“Ada tiga hal yang kita bahas tadi dengan anggota DPRD Sumut soal penanganan Covid-19, pertama kegiatan fisik seperti penyiapan fasilitas kesehatan, dokter dan perawatnya, non fisik itu bantuan ekonomi kepada masyarakat di luar Program Keluarga Harapan (PKH) pusat, dan yang ketiga itu menjaga agar tidak terjadi PHK pada perusahaan,” kata Edy Rahmayadi.

Untuk bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak ekonomi di tengah pandemi ini, Pemprov Sumut telah menyiapkan anggaran sebesar Rp.260 miliar.

Saat ini, pemerintah sedang melakukan pendataan agar pembagian bantuan ini diterima orang yang layak menerimanya.

“Dari pendataan kami sampai saat ini tercatat ada sekitar 1.300.000-an kepala keluarga yang tergolong tidak mampu terkena dampak Covid-19. Setelah dihitung, satu bulan Pemprov Sumut akan membantu total sekitar Rp.260 miliar,” ujarnya.

Baca Juga :  Pengungkapan Kasus Narkoba Di Tahun 2020 Meningkat, Dibandingkan Tahun 2019

Dana tersebut akan diambil dari dana refocussing kegiatan dan relokasi anggaran Pemprov Sumut dimana setiap tahapannya Pemprov Sumut menyediakan dana sekitar Rp.500 Milyar. Seluruhnya ada tiga tahap persiapan yang dilakukan Pemprov Sumut dalam penanganan Covid-19.

“Pada tahap pertama ini dari refocussing dan realokasi anggaran kami menyediakan Rp.502 M. Jika pandemi ini belum juga usai akan masuk tahap kedua dengan dana Rp.500 M. Dan bila belum selesai juga akan disiapkan dana yang sekitar Rp.500 M, ini demi rakyat kita. Tetapi, kita tentu tak ingin ada tahap kedua dan tahap ketiga,” tambah Edy Rahmayadi.

Ketua Tim Infrastruktur Gugus Tugas Percepatangan Penanganan Covid-19 Handoyo mengatakan dana-dana ini semua tidak akan cukup bila tidak ada kesadaran di masyarakat dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

Karena itu perlu bantuan dari semua lapisan masyarakat termasuk anggota DPRD untuk menyosialisasikan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Belum Terima Bantuan Dari Pemko T.Balai Pasangan Suami Istri Perjuangkan Hidup Dari Hasil Limbah Kulit Kerang.

“Seberapa besarpun anggaran yang kita siapkan tidak akan cukup bila tidak ada kesadaran dari masyarakat untuk komitmen mencegah penyebaran Covid-19. Jadi, bantuan anggota dewan yang terhormat untuk langsung terjun ke masyarakat, bergerak di dapilnya masing-masing membantu menyosialisasikan pencegahan penyebaran Covid-19 akan sangat besar manfaatnya. Saat ini dokter bukan garda terdepat penanganan Covid-19, tetapi masyarakat,” ujarnya.

Sementara, Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Sumut Syahrul Effendi Siregar mengatakan legislatif akan mendukung upaya-upaya pemerintah dalam penanganan Covid-19.

Namun, dia juga menegaskan DPRD Sumut akan terus memantau dan mengawasi jalannya penanganan Covid-19.

“Kita akan dukung Pemprov Sumut dalam upaya penanganan Covid-19, tetapi kita juga akan mengawasi ketat agar semua sesuai dengan tata cara yang benar,” kata Syahrul.

Pertemuan tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, Sekda Provinsi Sumatera Utara R. Sabrina, Ketua DPDRD Sumut Baskami Ginting dan OPD terkait lainnya.(mol/ls1)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Komentar

News Feed

loading...