Beruntung saat kejadian ada warga yang melintas dan menolong dengan membonceng ZA menggunakan sepeda motor.
“Kawannya ikut mukulin tapi saya gak kenal, terus saya lari, mereka masih ngejar sambil megang Kampak. Untung ada Buk Yuni pas lewat langsung saya dibawa lari naik kereta (sepeda motor)”, katanya.
Tak terima dipukuli, setelah dari Rumah Sakit Umur Batu Bara untuk mendapat perawatan, ZA langsung melaporkan kejadian yang menimpanya ke SPKT Polres Batu Bara sekira pukul 19.30 Wib.

Menurut korban, pengeroyokan tersebut didasari atas sakit hati karena dirinya menggantikan pelaku mengawasi dan mengelola kebun milik Erita br Ambarita.
“Mungkin dia sakit hati saya gantikan posisinya, tapi saya kan hanya bekerja, yang nyuruh toke”, ujarnya.
Sementara Kasat Reskrim Polres Batu Bara, AKP Irfan Mochammad Nur Alireja, S.I.K. CPHR. CBA melalui KBO Reskrim Iptu Arianto Sitorus membenarkan adanya kejadian tersebut ketika dikonfirmasi wartawan via WhatsApp, Rabu (6/12/23) sekira pukul 11.15 Wib.
“Benar Pak, ada. Laporan kita terima tadi malam pak, kita masih tahap penyelidikan pak”, tulisnya. (Abib)













Komentar