oleh

Terkait Viral Anggota DPRD Tak Terlayani, Jubir Gugus Tugas Covid 19 Asahan Minta Maaf : Rippy Harap Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Lintas Sumut | Asahan –

Terkait Viralnya Anggota DPRD Asahan Fraksi Golkar, Rippy Hamdani yang ditelantarkan sehingga tidak mendapatkan pelayanan dari Pihak Rumah Sakit Umum Darurat H.Abdul Manan Simatupang (RSUD HAMS) Kisaran. Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kab. Asahan, Rahmad Hidayat Siregar minta maaf. Namun Rippy, meminta Pemkab Asahan meningkatkan pelayanan masyarakat di RSUD HAMS Kisaran.

Diketahui sebelumnya, Rippy hendak melakukan Rapid Test karena dirinya menghadiri pemakaman anggota DPRD Sumut, SBB, yang dinyatakan Positif Covid19 setelah meninggal Dunia.

Pasca kejadian itu,  Dinas Rahmad yang juga Kepala Dinas Kominfo Pemkab Asahan itu sudah menyampaikan permohonan maafnya atas nama Pemkab Asahan kepada Rippy dan masyarakat Asahan melalu beberapa pemberitaan di media.

Merespon pernyataan maaf tersebut, Rippy Hamdani yang merupakan politisi muda Golkar ini saat diwawancarai awak media mengatakan bahwa pihak Gugus Tugas Covid 19 belum ada berkomunikasi secara langsung. Dianya juga tak terlalu mempermasalahkan hal tersebut dan sudah memaafkan.

Baca Juga :  Presiden RI, Prabowo Subianto Resmikan Operasional 1.061 KDKMP, Bupati Simalungun Sampaikan Apresiasi

Namun Pembina organisasi Aku Muda ini mengingatkan Pemkab Asahan agar meningkatkan pelayanan masyarakat di RSUD HAMS Kisaran terlebih situasi seperti ini, agar masyarakat tidak takut untuk memeriksakan dirinya.

“Secara pribadi saya belum ada dihubungi mereka, perlu diketahui ini bukan persoalan personal atau secara pribadi, saya menilai pelayanan RSUD HAMS Kisaran kurang baik dan ini mungkin sudah mengecewakan banyak masyarakat, jadi saya minta kepada Pak Bupati dan Direktur untuk meningkatkan pelayanan terlebih kepada masyarakat”, Tegasnya.

Rippy juga meminta Bupati Asahan, H. Surya B.Sc mengevaluasi Direktur RSUD HAMS Kisaran, dr. Edy Iskandar. Ia akan mengirim surat ke Bupati Asahan terkait hal ini.

“Sudah seharusnya Dirut RSUD HAMS Kisaran itu dievaluasi sebab dirinya belum bisa meningkatkan pelayanan baik kepada masyarakat, besok 15 April 2020 melalui staf saya kirim surat kepada Bupati Asahan, H.Surya B,sc mengenai hal ini”, ucapnya.

Dimintanya lagi agar Tim Gugus Tugas Covid 19 Asahan agar melakukan kordinasi baik sehingga sinkron, sebab terkait kejadian ini dinilai bahwa Dirut RSUD HAMS Kisaran dan Tim Gugus Tugas Covid 19 Asahan dinilai tidak saling berkordinasi dengan baik.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Simalungun Dorong Kader UP2K Karang Anyar Ciptakan Produk Bernilai Ekonomi*

Terpisah anggota DPRD Asahan Dari Partai Hanura, Hitler Rubert Panjaitan, mengecewakan jika pelayanan buruk terhadap masyarakat benar-benar terjadi di Asahan, dimana seharusnya RSUD HAMS Kisaran agar selalu meningkatkan pelayanan sebab dalam surat Gubernur Sumatera Utara RSUD Hams Kisaran telah ditetapkan menjadi Rumah Sakit Rujukan untuk Covid 19.

“Kalau sudah ditetapkan RSU rujukan, maka harus lebih melayani masyarakat, Bupati Asahan yang sebagai Tim Gugus Tugas Covid 19, harus bijak dalam hal ini”, pungkasnya.

Dirinya sempat membaca informasi media bahwa Rippy Hamdani disuruh datang Ke RSUD HAMS untuk melakukan Rapid Test, namun malah tidak dilayani, baginya ini sangat mengecewakan. (Red)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar