LINTASSUMUT.COM,TAPTENG | PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe di Batangtoru, kembali menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program operasi katarak gratis bertajuk “Buka Mata Lihat Indahnya Dunia”, yang digelar di RSUD Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu/Minggu (18-19/10/2025).
Program ini merupakan pertama kalinya digelar di Tapanuli Tengah, sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan di bidang kesehatan masyarakat. PTAR menargetkan 150 mata katarak dapat ditangani selama dua hari kegiatan, bekerja sama dengan RS Mata Mencirim 77 Medan dan RSUD Pandan.
“Melalui operasi katarak ini, kami ingin membantu masyarakat mendapatkan kembali penglihatannya agar lebih produktif dan mandiri. Program ini adalah bagian nyata dari komitmen PTAR dalam memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar tambang,” ujar Christine Pepah, Senior Manager Community PTAR. Sabtu (18/10/2025)
Christine menambahkan, PTAR konsisten menjalankan program sosial dan kesehatan sejak tahun 2011, dengan fokus memperluas akses layanan kesehatan di wilayah lingkar tambang, termasuk Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga.
“Kami percaya, keberadaan Tambang Emas Martabe harus membawa terang bukan hanya secara ekonomi, tetapi juga dalam kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.
Direktur RS Mata Mencirim 77 Medan, dr. Syarifuddin, menjelaskan, operasi dilakukan dengan teknik manual small incision cataract surgery, berdurasi singkat 10 atau 15 menit dengan masa pemulihan sekitar satu bulan.
“Kami bangga dapat menjadi bagian dari program kemanusiaan yang diinisiasi PTAR ini,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi Lubis memberikan apresiasi atas kontribusi PTAR di bidang kesehatan masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih dan mendukung kegiatan ini. PTAR telah membantu masyarakat kami mendapatkan kembali penglihatannya tanpa harus menunggu lama,” ujarnya.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Tapteng, Lisnawati Panjaitan, menyebut kegiatan ini sebagai contoh sinergi ideal antara sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat.
“Apa yang dilakukan PTAR bukan hanya operasi mata, tetapi bentuk nyata kepedulian dan kemanusiaan yang luar biasa,” ungkapnya.
Dari laporan panitia, sebanyak 48 mata berhasil dioperasi pada hari pertama, sementara beberapa pasien dengan kondisi khusus dirujuk ke Medan untuk penanganan lebih lanjut.
Melalui kegiatan ini, PT Agincourt Resources sekali lagi membuktikan bahwa kehadiran Tambang Emas Martabe membawa nilai tambah bagi masyarakat menghadirkan terang baru, harapan, dan kehidupan yang lebih baik di Tapanuli Tengah.(ded)









Komentar