Lintas sumut |Simalungun
Upaya pengembangan dan pelestarian kebudayaan kesenian Reog Jaranan di Kabupaten Simalungun terus mendapat perhatian. Hal tersebut terlihat dalam kunjungan rombongan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia bersama Ny. Rospita Purba, istri Wakil Bupati Simalungun, ke Sanggar Singo Weling Ki Joyoboyo, Desa Marubun, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun.
Kunjungan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus membahas pengembangan kebudayaan dan kesenian Reog Jaranan yang berkembang di tengah masyarakat Simalungun.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua Umum Persatuan Kesenian Reog Jaranan Pemuda Sumatera Utara (KRJP-SUMUT), Muhammad Dimas Pramana, serta Ketua DPD KRJP Simalungun, Budi Wijaya, bersama para pengurus, pelaku seni, dan keluarga besar Sanggar Singo Weling Ki Joyoboyo.
Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, pegiat kebudayaan, organisasi kesenian, dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan kesenian Reog Jaranan sebagai bagian dari kekayaan budaya yang hidup dan berkembang di Kabupaten Simalungun.
Persatuan Kesenian Reog Jaranan Pemuda Sumatera Utara (KRJP-SUMUT) DPD KRJP Simalungun menyampaikan harapan agar kunjungan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata.
“Kami berharap pertemuan ini bukan hanya simbolis, tetapi benar-benar menjadi awal dari langkah nyata untuk membawa kemajuan bagi kesenian Reog Ponorogo di Simalungun. Kami juga berharap adanya perhatian dan bantuan pembinaan kepada persatuan dan para pelaku seni, sehingga kesenian Reog Jaranan dapat terus berkembang, memiliki ruang untuk berkreasi, serta dapat diwariskan kepada generasi muda.”
KRJP-SUMUT dan DPD KRJP Simalungun juga berharap sinergi dengan pemerintah dan Kementerian Kebudayaan dapat terus berlanjut melalui berbagai bentuk program pembinaan, pelatihan, fasilitasi kesenian, serta dukungan terhadap sanggar-sanggar Reog Jaranan yang ada di Kabupaten Simalungun.
Dengan adanya kolaborasi tersebut, Reog Jaranan diharapkan tidak hanya mampu bertahan sebagai warisan budaya, tetapi juga semakin berkembang sebagai wadah kreativitas pemuda dan masyarakat serta menjadi bagian dari penguatan kebudayaan Indonesia.







Komentar