oleh

Merampok Seorang Wanita, Eks Napi Asimilasi Ditembak Mati Karena Melawan Petugas

Lintas Sumut | Jakarta –

Seorang eks narapidana berinisial AR (42) yang dilepaskan karena program asimilasi akibat Covid-19 terpaksa ditembak mati polisi karena kembali beraksi di Jalan R E Martadinata, kemarin, Sabtu (18/4).

Penembakan itu berawal saat AR bersama rekannya, JN menodong seorang wanita di sebuah angkot di kawasan Tanjung Priok.

“Pada hari Minggu tanggal (12/4) sekira pukul 20.00 Wib, keduanya melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap seorang wanita di dalam angkot. Pada saat melakukan aksinya tersangka sempat melukai korban”, ujar Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto kepada wartawan.

Baca Juga :  Implementasi E-Kinerja Terbaik, Pemko Tanjungbalai Terima Penghargaan dari Kepala BKN RI

Setelah melancarkan aksinya, kedua tersangka sempat membawa lari barang-barang korban dan berniat kabur. Namun, korban meneriaki para tersangka sehingga ia dikejar warga. Kebetulan, di sekitar lokasi sedang ada anggota Tim Tiger yang sedang berpatroli sehingga berhasil menangkap JN. Tetapi, waktu itu AR bisa melarikan diri. Polisi kemudian berusaha mencari keberadaan AR dari keterangan JN.

“Ternyata saat mencari AR, tersangka JN mencoba kabur sehingga kami lakukan tindakan terukur untuk melumpuhkan pelaku JN yaitu menembak kea rah kakinya”, ucap Budhi.

Beberapa hari kemudian, polisi menemukan jejak AR, akan tetapi penangkapan tak berjalan mulus.

Baca Juga :  Kwarcab Gerakan Pramuka Simalungun Gelar Muscab 2026, Sekda: Gerakan Pramuka Harus Menjadi Benteng Pertahanan Moril

Saat hendak ditangkap, pelaku melukai petugas menggunakan senjata tajamnya. “Atas perbuatan tersangka, kami menilai bahwa tindakan yang dilakukan tersangka ini membahayakan petugas baik jiwa maupun keselamatan petugas. Maka kami melumpuhkan tersangka dan tersangka meninggal dunia di tempat”, jelasnya.

Menurut orang nomor satu di Polres Metro Jakarta Utara ini, kedua tersangka baru dibebaskan dari lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Bandung. Keduanya juga pernah tersangkut kasus yang sama. (Int/Red)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar