Lintas Sumut | Medan,
Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin memberi atensi soal oknum polisi yang sempat viral meludahi pengendara mobil dan sebelum itu oknum tersebut juga melakukan pungli.
Martuani memberi peringatan kepada personel kepolisian agar perbuatan tercela yang dilakukan oknum Polantas yang viral di media sosial (medsos) tersebut, tidak terulang lagi ke depannya.
“Saya minta kepada seluruh anggota untuk menghindari berdebat dengan masyarakat pada saat melayani,” tegas Martuani saat memimpin apel dan pengarahan kepada seluruh personel lalu lintas sejajaran Polrestabes Medan, Senin (13/4/2020).
Lebih lanjut dikatakan polisi berpangkat Bintang dua di pundaknya ini, bahwa polisi wajib mengayomi masyarakat.
“Jangan karena uang Rp 10 ribu muka kita tercemar, bila ini terjadi alangkah memalukan dan sangat tragis, jika tak bisa melayani dengan baik, silakan lapor pada pimpinan,” ungkapnya.
Sambung Kapolda, zaman kini telah berubah, di mana semua urusan telah transparan.
“Baju dinas yang kalian pakai, kehormatan yang kalian punya, serta kehormatan institusi jangan tergadaikan. Dan saya minta bila melihat kendaraan berplat luar kota jangan diskriminatif. Ingat, kalian-kalian dimonitor dan kalian bisa saja didokumentasikan oleh orang lain,” urai Kapolda.
Martuani mengatakan, masyarakat tahu karakteristik Polri. Untuk itu, jangan persulit masyarakat.
“Di masa sulit seperti sekarang ini jangan mempersulit, apalagi menghambat pendistribusian bahan pangan, bila perlu berikan pengawalan. Bila ada pungli yang dilakukan OKP, tindak tegas karena negara harus hadir, kehormatan dan martabat kita jangan dijual, jangan keras kepala, karena yang perlu dikeraskan adalah semangat,” tegasnya.
Dalam apel itu, Kapolda juga memberi pesan khusus kepada Kasat Lantas Polrestabes Medan, agar memberikan latihan dan pembinaan fisik terhadap personel untuk menaikkan stamina.







Komentar