oleh

Polda Sumut Tetapkan Lima Orang Tersangka Dalam Kasus Alat Rapid Test Bekas di Bandara Kualanamu

Lintassumut | Medan. – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) berhasil mengungkap penggunaan alat rapid test antigen atau swab antigen bekas di Bandara Internasional Kualanamu (KNIA), Selasa (27/04/2021) lalu.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, mengatakan dalam kasus penggunaan alat rapid antigen bekas itu, pihaknya telah menetapkan lima orang tersangka.

Ia mengatakan kelima orang yang ditetapkan sebagai tersangka itu memiliki perannya masing-masing dalam kasus tersebut.

“Kelima tersangka masing-masing berinisial PM (45), SR (19), DJ (20), M (30) dan R (21),” kata Panca Putra, Kamis (29/4/2021).

Panca Putra menjelaskan, dalam kasus tersebut, tersangka PM (45) diduga menjadi seorang Business Manager di Laboratorium Kimia Farma berlokasi di Jalan RA Kartini, Kota Medan, Sumatera Utara.

Baca Juga :  Waris sahuti Keluhan Warga, Jalan Rusak di Jalan Semenanjung Kecamatan Tanjungbalai Selatan di Perbaiki.

“Tersangka PM merupakan warga Griya Pasar Ikan Jalan Lohan, Lubuklinggau Selatan II, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, yang berperan sebagai penanggung jawab laboratorium,” ujarnya.

Sementara itu, lanjut Panca Putra, tersangka SR (19) yang merupakan warga Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan, berperan membawa cotton buds bekas yang sudah diolah dan dikemas ulang dari Laboratorium Kimia Farma ke KNIA.

Panca Putra melanjutkan, tersangka DJ (20), warga Dusun III, Lubuk Besar, Kabupaten Musi Rawas, Sumsel, berperan melakukan daur ulang cotton buds untuk rapid test swab antigen bekas menjadi seolah-olah baru.

Baca Juga :  Dugaan Oknum Polres Binjai Lindungi Para Pelaku Usaha Judi di Binjai

“Selain itu, tersangka M (30), warga Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan, merupakan tenaga admin di Laboratorium Kimia Farma Jalan RA Kartini. M berperan melaporkan hasil tes ke Kantor Pusat Kimia Farma Diagnostik,” jelas Panca Putra.

Terakhir, lanjut Panca Putra, tersangka R (21) yang merupakan karyawan tidak tetap di Laboratorium Kimia Farma Jalan RA Kartini Medan, berperan sebagai tenaga admin hasil tes swab antigen di Posko Pelayanan Pemeriksaan covid19 Kimia Farma Bandara Kualanamu.

“Kami juga sudah memeriksa tiga orang yang menjadi korban dalam kasus tersebut,” pungkasnya.(R12)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Komentar

News Feed