oleh

Accor Vacation Club Dinilai Rugikan Konsumen

Lintas Sumut | Asahan – 

Bisnis Reservasi (pemesanan) kamar Hotel di Accor Vacation Club (AVC) dinilai rugikan konsumen, bertele-tele dan menipu.

Hal itu seperti yang diutarakan salah satu member AVC, Budi Utomo Wijaya warga jalan SM Raja 142, Lk. VII Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara kepada lintassumut.com, Sabtu (29/1) sekira pukul 16.30 wib di kediamannya.

Dijelaskan Budi (panggilan akrab Budi Utomo Wijaya), dianya bergabung menjadi member AVC sejak tahun 2018 dan harus membayar sebesar Rp. 175.000.000,- sebagai deposit selama 19 tahun dengan kesepakatan akan diberi kemudahan dan mendapatkan harga yang murah ketika reservasi hotel dimanapun di seluruh Asia yang bekerja sama dengan AVC.

Baca Juga :  KANTOR IMIGRASI KELAS II TPI BELAWAN HADIRI JOINT OPERATION PENGUNGKAPAN 1,16 TON KETAMINE DAN DEKLARASI BERSAMA MASYARAKAT SUMATERA UTARA MENOLAK NARKOBA

Selain itu, dirinya juga harus membayar biaya tahunan senilai Rp. 9.407.500.00 untuk mendapatkan 5000 point.

Baca Juga :  TOREHKAN PRESTASI NASIONAL, KANTOR IMIGRASI KELAS II TPI BELAWAN RAIH DUA PENGHARGAAN DALAM PROGRAM DESA BINAAN IMIGRASI

Akan tetapi, kemudahan dan harga murah hanyalah sebuah dongeng belaka dikarenakan saat Budi reservasi, ternyata harga kamar hotel yang bisa ditukar melalui point keanggotaan AVC lebih mahal dibandingkan dengan harga di website agen pemesanan hotel seperti Traveloka dan Agoda.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar