LINTAS SUMUT | TANJUNGBALAI-
Terkesan kebal hukum, GMPKP-SU (Gerakan Mahasiswa Pengawal Kebijakan Publik Sumut) akan Laporkan dugaan korupsi dikantor Camat Sei Tualang Raso Kepolda Sumut. Pernyataan dan desakan tersebut disampaikan langsung Ketua GMPKP-SU (Gerakan Mahasiswa Pengawal Kebijakan Publik Sumatera Utara) Khaidir Rahman kepada awak media Rabu (25/6) saat bertemu di Tanjungbalai.
“Kami menduga kuat Camat Sei Tualang Raso melakukan praktik korupsi pada program peningkatan sarana dan prasarana aparatur serta program disiplin aparatur tahun anggaran 2018, berupa pemeliharaan gedung, meubeler dan baju dinas,” Ucap Khaidir.
Dikatakannya, kita juga telah mengirimkan surat untuk meminta aparat penegak hukum agar memanggil dan memeriksa Camat Sei Tualang Raso terkait dugaan tersebut, namun belum ada tindakan, sehingga ada anggapan bahwa ia kebal hukum,” Ketusnya.
Khaidir menjelaskan ketika tim GMPKP-SU (Gerakan Mahasiswa Pengawal Kebijakan Publik Sumatera Utara) turun kelapangan melakukan konfirmasi dengan Sekretaris Camat (Sekcam) Sei Tualang Raso terkait pengadaan peningkatan sarana dan prasarana tahun 2018 yang mengatakan bahwa tidak ada pembelanjaan atau pembelian baju dinas.
” Sekcam mengaku bahwa memang ada program meubeler pada tahun 2018 berupa, laptop1 buah, dan baju batik 16 “ Sebut Khaidir melanjutkan, Atas keterangan itu, kami menduga kuat bahwa Camat Sei Tualang Raso juga telah memanipulasi data pegawai pengadaan baju dinas 30 unit, sedangkan pegawai kantor camat tersebut hanya 14 orang,” Pungkas Khaidir.
“Jika Pemimpin kota ini tidak segera mengevaluasi / mencopot Camat Sei Tualang Raso berarti Wali Kota Tanjung Balai telah melindungi pejabat yang bermental korup serta GMPKP-SU ( Gerakan Mahasiswa Pengawal Kebijakan Publik Sumatera Utara ) akan segera membuat laporan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara atau Tipikor Polda Sumut ”, Tutupnya.
Camat Sei Tualang Raso, kota Tanjung Balai, Maspar Suryadi, saat dikonfirmasi Kru media Online Lintas Sumut via selular tidak diangkat melalui Sou Massage Service (SMS) terkait masalah tersebut juga tidak dijawab.
Hingga berita ini diturunkan ke meja redaksi belum ada konfirmasi dari Camat Sei Tualang Raso.
(Roby)







Komentar