oleh

Terkait Uang Negara, Laporan Pemalsuan Tanda Tangan Pendidikan Partai Gerindra Asahan Dapat Mengarah Ke Dugaan Korupsi

Lintas Sumut | Asahan –

Terkait laporan pemalsuan tanda tangan pencairan dana pendidikan Partai Politik Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Asahan TA. 2018 dan 2019 Penyidik diminta Proaktif dan Transparan.

“Harus transparan dan dituntaskan, jika benar, ini merupakan kasus korupsi, bukan hanya pemalsuan tanda tangan, makanya harus periksa secara komprehensif, karena berkaitan dengan keuangan negara”, ujar Roby, SH Aktivis pemerhati Hukum kepada lintassumut.com, Selasa (18/8).

Ia menegaskan penyidik jangan main-main terhadap kasus yang menurutnya sederhana itu.

“Sampai saat ini, kita belum tau bagaimana proses hukumnya. Apakah sudah ada hasil dari Lab. Forensik Poldasu?”, ucapnya.

Apalagi menurut beberapa informasi, laporan tersebut sudah dicabut. Dia juga menilai kasus ini harus terus berjalan proses hukumnya agar tidak memunculkan opini-opini ditengah masyarakat khususnya Kisaran-Asahan.

Selain itu, menurutnya penyidik juga harus bertanya ke Ahli Pidana dan Ahli Administrasi untuk menetapkan duduk perkara kasus tersebut. “Apakah penyidik telah bertanya ke Ahli Pidana dan Ahli Administrasi??”, ketusnya lagi.

Kapolres Asahan, AKBP Nugroho DK, SIK melalui Kanit Tipikor Polres Asahan, Ipda Arbin Rambe, Selasa (18/8) sekira pukul 13.32 Wib mengatakan laporan perkara tersebut sudah lama dicabut.

“Sudah dicabut laporannya, semua pelapor ikut meneken pencabutan laporan, sewaktu Kapolres yang lama itu”, katanya dari seberang telpon.

Sementara, hingga saat ini Ketua DPC Gerindra Asahan yang juga Ketua DPRD Asahan, Baharuddin Harahap bungkam terkait hal tersebut.

Diketahui sebelumnya, Ketua PAC Air Joman, Elfian, Ketua PAC Rawang Panca Arga, Rusli, Ketua PAC Kecamatan Simpang Empat, Muhammad Tohir Sitorus.

Kemudian Ketua PAC Kecamatan Tanjung Balai, Akmal Sinaga melaporkan Ketua DPC Gerindra Asahan, Baharuddin Harahap terkait pemalsuan tanda tangan Pencairan dana Pendidikan Parpol di Kesbang Kabupaten Asahan melalui Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah Pemkab Asahan pada Senin (30/4/2019) lalu ke Polres Asahan. (Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Komentar

News Feed

loading...