oleh

Tembus Pulau Mursala, Dinkes Tapteng Layani 84 Warga dengan Pengobatan Gratis

Lintassumut.com, TAPTENG | Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) melalui Dinas Kesehatan terus berupaya mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah kepulauan. Kali ini, sebanyak 84 warga Pulau Mursala, Kecamatan Tapian Nauli, mendapatkan pelayanan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis pada Minggu (1/11/2026).

Pelayanan kesehatan tersebut dilaksanakan oleh UPTD Puskesmas Poriaha bekerja sama dengan personel Babinsa Koramil 05/Kolang. Untuk menjangkau wilayah kepulauan, tim medis menggunakan armada boat ambulance yang telah menjalani pemeliharaan sehingga dapat mendukung kelancaran mobilisasi tenaga kesehatan dan perlengkapan medis.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah, Lisnawati Panjaitan, S.Kep., Ns., M.Kes., AKK, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya warga yang menghadapi keterbatasan akses transportasi laut.

Menurutnya, keberadaan boat ambulance menjadi sarana penting untuk mendukung mobilitas tenaga kesehatan sekaligus distribusi obat-obatan dan perlengkapan medis ke wilayah kepulauan.

“Pemeliharaan armada ini didukung oleh anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp86 juta agar pelayanan bagi masyarakat kepulauan dapat berjalan optimal,” ujar Lisnawati.

84 Warga Mendapatkan Pelayanan

Dalam kegiatan yang dipusatkan di rumah Kepala Dusun VII Sitahan Barat tersebut, sebanyak 84 warga mendapatkan pelayanan kesehatan.

Baca Juga :  APBD Tapteng 2027 Rp1,18 Triliun, Masinton Prioritaskan Pemulihan Pascabencana

Berdasarkan kelompok usia dan jenis kelamin, pasien yang dilayani terdiri atas 27 laki-laki dewasa, 36 perempuan dewasa, serta 21 bayi dan anak-anak.

Dari hasil pemeriksaan tim medis, sejumlah keluhan dan diagnosis kesehatan ditemukan. Kasus yang ditangani meliputi 37 kasus dispepsia atau gangguan pencernaan, 25 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), 15 kasus hipertensi, empat kasus gout arthritis atau radang sendi akibat asam urat, serta tiga kasus myalgia atau nyeri otot.

Jumlah kasus tersebut tidak sama dengan jumlah pasien karena sebagian warga mengalami lebih dari satu keluhan atau diagnosis.

Melalui pelayanan ini, masyarakat diharapkan dapat mendeteksi risiko kesehatan sejak dini serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Libatkan Tim Medis dan Siapkan Obat-obatan

Pelayanan kesehatan tersebut melibatkan tim dari UPTD Puskesmas Poriaha yang terdiri atas kepala UPTD, kepala tata usaha, dokter umum, dokter gigi, bidan, tenaga penyuluh gizi, tenaga kesehatan masyarakat, serta tenaga kesehatan lingkungan.

Dua personel Babinsa Koramil 05/Kolang turut membantu kelancaran kegiatan di lapangan.

Untuk menunjang pelayanan, tim membawa berbagai kebutuhan medis, termasuk bahan medis habis pakai, obat-obatan, vitamin dalam bentuk tablet dan sirup, serta makanan tambahan berupa roti untuk balita dan telur.

Baca Juga :  What to know about betamax: Your guide to safe transactions and SMS verification

Peralatan pemeriksaan yang disiapkan meliputi alat pengukur tekanan darah, timbangan, termometer, alat pengukur tinggi badan, serta perangkat pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat.

Dinkes Usulkan Pembangunan Pustu pada 2027

Sebagai upaya jangka panjang untuk mengatasi keterbatasan akses pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah telah mengusulkan pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Pulau Mursala untuk Tahun Anggaran 2027.

Lisnawati menyebutkan, usulan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu.

“Pembangunan Pustu di Pulau Mursala menjadi langkah strategis untuk memperkuat layanan kesehatan dasar yang bersifat promotif dan preventif. Ke depan, masyarakat tidak perlu lagi terkendala jarak dan transportasi laut yang jauh untuk mendapatkan pelayanan medis rutin,” tambahnya.

Pemkab Tapanuli Tengah menyatakan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, merata, dan berkeadilan, termasuk dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan.

(Ded)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar