Lintas Sumut | Jakarta – Ditengah bencana global Virus Covid 19, juru bicara Pemerintahan RI penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto membuat heboh media sosial soal pernyataan nyelenehnya tentang ‘Si Kaya dan Si Miskin’ saat memaparkan perkembangan dan pencegahan Covid 19 beberapa waktu lalu.
Dikutip dari Youtube, dalam video tersebut Yurianto mengatakan jika menjaga jarak dan menghindari kerumunan adalah kunci pemutusan penyebaran corona.
Yurianto juga mencontohkan yang kaya dan miskin dalam menghadapi COVID-19. Yaitu mereka yang miskin terpaksa masih bekerja di lapangan karena tidak ada lockdown dan mereka yang mapan bisa dispilin berdiam dirumah.
“Kalau ini bisa dilakukan bersama-sama dengan semua orang, saling melindungi. Yang kaya lindungi yang miskin agar bisa hidup wajar, yang miskin lindungi yang kaya agar tidak tularkan penyakitnya,” ucapnya.
Pernyataan nyeleneh Yurianto itu langsung direspon oleh Said Didu, mantan Sekretaris Kementerian BUMN. Dia pun mempertanyakan pernyataan Yurianto yang sempat menggegerkan jagat maya itu.
“Kok ada pernyataan seperti ini ? Memangnya orang miskin sumber corona ? Bpk punya data, sepertinya sumber awal dan terbanyak kena infeksi corona bukan orang miskin pak,” tulis Said di akun Twitternya.
Netizen lainnya juga ikut mengecam pernyataan Yurianto tersebut. Ini kata Netizen :













Komentar