oleh

Monep Sertifikasi Guru Di Asahan Diduga Dijadikan Ajang Pungli

Lintas Sumut | Asahan –

Terkait kegiatan monitoring evaluasi (monep) sertifikasi guru di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Asahan menuai soal. Pasalnya, adanya pungutan sebesar Rp. 200.000 kepada peserta guru maupun kepala sekolah pada kegiatan pemeriksaan administrasi sertifikasi tersebut, Selasa (14/10).

Menurut sumber terpercaya yang ingin namanya dirahasiakan, kegiatan itu dilaksanakan per kecamatan dan dikomandoi Koordinator Wilayah (Disdik) masing-masing.

Beberapa hari yang lalu, monep sertifikasi diadakan di SDN No 018453 Siumbut-umbut yang di hadiri 119 guru se Kec. Kisaran Timur.

Masih menurut sumber, pengutipan tersebut tidak jelas alasannya untuk apa dan diberikan kepada siapa. “Dikutip 200 ribu per orang, sebenarnya banyak guru-guru dan kepala sekolah yang keberatan tapi ngak berani ngomong, tak jelas untuk apa, untuk siapa”, ketusnya.

Sementara Ketua Kelompok Kepala Sekolah (K3S) Sekolah Dasar (SD) Wilayah Kec. Kisaran Timur, Hj. Nuraisyah S.Pd ketika dikonfirmasi lintassumut.com, Senin (13/10) sekira pukul 09.20 Wib diruangannya membenarkan adanya kegiatan monep di sekolah itu, namun dirinya tidak mengetahui adanya pungutan sebesar Rp. 200.000 kepada peserta.

“Ada kegiatannya semalam, diikuti 119 orang, namun soal pengutipan saya tidak tau, tidak ada saya ngutip”, ungkapnya.

“Biar tau ya dek, kalau yang sertifikasi itu di cari-cari kesalahannya banyak, 1 hari saja tidak datang tak dapat dana sertifikasi 1 bulan, jadi jangan kayak gitu mereka”, celetuknya lagi.

Sebelumnya, secara terpisah, Koordinator Wilayah (Korwil) Kec. Kisaran Timur Disdik Asahan, Salim Fauzi ketika hendak ditemui, Senin (13/10) sekira pukul 09.00 tidak berada dikantornya dan dikonfirmasi via WhatsApp tidak menjawab. (Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Komentar

News Feed

loading...