Lintas Sumut |Simalungun
Masyarakat kecamatan Jorlanghataran
kabupaten Simalungun minta aparat hukum turun dan menangani proyek parit pasangan di simpang Sibunga-bunga Tigabalata, Kecamatan Jorlang Hataran, kabupaten Simalungun.Proyek yang berbiaya ratusan juta itu menurut keterangan dari PUPR Simalungun bukan hanya parit pasangan melainkan pengaspalan.
Dilapangan kontraktor yang mengerjakan parit pasangan itu menggunakan batu gunung hingga kualitasnya disangsikan.Seperti keterangan masyarakat mengaku bermarga Tambunan selain menggunakan batu gunung untuk parit pasangan campuran semennya pun disangsikan dan ketebalan bangunan.
Walau demikian cara kerja kontraktor pemenang tender pihak pengawas dari dinas PUPR Simalungun tidak mau tau hingga masyarakat sekitar menduga pihak kontraktor dan Pengawas sudah ber kong kalikong.Tambunan juga menyebutkan kontraktor yang mengerjakan sangat lamban sudah hampir satu bulan parit pasangan di sekitar pekan Balata tida selesai.
Hasil monitoring dilapangan sabtu 1/10 bahwa proyek tersebut tidak menggunakan papan nama proyek sehingga tidak diketahui berapa dana dan darimana sumberdananya.Simbolon sebagai pelaksana dilapangan ketika dikonfirmasi via selulernya sabtu 1/10 mengatakan proyek itu milik marga Purba dari Jambi, itu bukan hanya parit pasangan juga ada mengaspal.
Kepala dinas PUPR Simalungun Hotbinson Damanik ketika di hubungi via Selulernya tidak berhasil.Kepada beberapa wartawan Hotbinson sering mengatakan tidak masalah kalau proyek di PUPR diberitakan.



Komentar