oleh

KRJP SUMUT Soroti Maraknya Peredaran Narkotika di Simalungun: Kinerja Kasat Narkoba Dianggap Lemah

Lintas Sumut| Simalungun 

​Ketua Kesenian Reog Jaranan Pemuda (KRJP) Sumatera Utara, Muhammad Dimas Pramana, menyampaikan kritik keras terhadap kinerja Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun menyusul maraknya peredaran narkotika di wilayah hukum tersebut. KRJP SUMUT menilai lemahnya penindakan dan pemberantasan menjadi salah satu pemicu melonjaknya kasus peredaran gelap narkotika di Simalungun.

​Dalam statement resminya, Muhammad Dimas Pramana mengungkapkan keprihatinannya atas situasi yang terjadi.
​“Kami sangat prihatin melihat kondisi peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Simalungun yang kian merajalela. Angka kasus dan jumlah pengedar, terutama di tingkat pengecer, tampak tidak berkurang secara signifikan, padahal ini menyangkut masa depan generasi muda,” ujar Dimas Pramana.

Baca Juga :  Kapolres Pematang Siantar Harus Dievaluasi Buntut Kasus Pengeroyokan Jaka Jannes Malau Hingga Tewas, Ardy Desak Kapolda Sumut Berikan Perhatian Khusus

​Secara spesifik, Dimas Pramana menyoroti kinerja pimpinan Satuan Narkoba Polres Simalungun. Menurutnya, dibutuhkan gebrakan dan strategi yang lebih efektif untuk memutus rantai peredaran, bukan hanya fokus pada penangkapan pengguna atau kurir skala kecil.
​“Kami melihat ada indikasi kelemahan kinerja dari Kasat Narkoba Polres Simalungun dalam menjalankan tugas pemberantasan dan kami meminta apabila perlu untuk segera di copot dari jabatan nya. Dampak dari lemahnya penindakan ini adalah masyarakat Simalungun terus terancam oleh bahaya narkotika. Kami mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Kasat Narkoba dan jajarannya,” tegas Ketua KRJP SUMUT ini.

Baca Juga :  Tangis Orang Tua Pecah di Alun-alun Pandan, 1.000 Tanda Tangan Dikumpulkan Demi Mencari Keadilan untuk Boy Simamora

​KRJP SUMUT meminta agar:
​Kapolres Simalungun segera melakukan evaluasi mendalam terhadap kinerja Kasat Narkoba dan jajarannya.
​Peningkatan operasi penangkapan dan penindakan yang berorientasi pada bandar besar dan pemodal peredaran narkotika di Simalungun.

​Adanya transparansi dan akuntabilitas publik terkait hasil kerja Satuan Narkoba dalam kurun waktu tertentu.
​Dimas Pramana menambahkan bahwa KRJP SUMUT akan terus memantau perkembangan penanganan kasus narkotika di Simalungun dan siap berkoordinasi dengan Kapolda Sumut bahkan Kapolri jika tidak ada perbaikan signifikan dan akan menggelar aksi dalam waktu dekat.(IC)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar