oleh

Kepergok Pemilik Rumah, Maling Bacok 2 Korban Hingga Kritis, Pelaku Dan Penadah Diamankan Polisi

Lintas Sumut| MEDAN AREA

Kepergok pemilik rumah akan melakukan pencurian, Reza Wijaya alias Midun (31) nekat membacok dua korban hingga kritis di rumahnya di Jalan Sabarudin No 86, Kelurahan Sei Rengas Permata, Kecamatan Medan Area, Jumat (26/6) sekitar jam 04.30 wib.

Akibatnya Hasim (82) pemilik rumah, dan keluarganya Lukman (50) warga Jalan Pendidikan, Kelurahan Glugur Darat 1, Kecamatan Medan Timur, kritis.

Mengetahui kejadian itu, warga heboh. Kepala Lingkungan setempat langsung menguhubungi polisi.

Mendapat laporan, Personel Polsek Medan Area bergerak menuju lokasi dan langsung melakukan penyelidikan.

Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chaniaho saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

“Kedua korban mengalami luka bacok di bagian kepala, kemudian korban di bawa ke RS Methodist Jalan Thamrin untuk dilakukan pertolongan pertama. Untuk saat ini kedua korban belum bisa di ambil keterangan dikarenakan masih dalam keadaan tidak sadarkan diri (Kritis),” ujarnya, Sabtu (27/6) pagi.

Hasil penyedikan dan penyelidikan dari beberapa kamera CCTV di dekat TKP, polisi berhasil mengendus identitas pelaku.

“Tersangka ini bekerja sebagai tukang parkir yang beralamat tinggal di Jalan Ismaliyah, Kelurahan Komat I, Kecamatan Medan Area,” beber, Kompol Faidir.

Baca Juga :  MTQ Ke-52 Kabupaten Simalungun: Wujudkan Generasi Bermartabat

Mengetahui informasi itu, personel Polsek Medan Area dan Tim Ranmor Polrestabes Medan langsung bergerak ke Jalan Gandhi, Medan sesuai informasi yang diterima polisi, dan pelaku Midun berhasil diringkus.

Kepada petugas, Midun mengakui perencanaan pencurian tersebut. Midun menyebut dia nekat membacok korban karena panik aksinya diketahui.

Sebelum dipergoki, Midun berhasil masuk kerumah melalui atap seng dan membawa lari 1 HP OPPO F3 Black, 1 HP Redmi Note 5 A Prime, serta 1 HP Samsung.

“Jadi, karena panik saat melakukan pencurian dan kepergok sama korban yang bernama, Lukman pelaku langsung membacok korban dibagian kepala sebanyak 2 Kali memakai pisau hingga korban jatuh ke lantai,” jelas Kapolsek.

Usai membacok Lukman, sambung Kompol Faidir Chan, pelaku lari menuju pintu depan rumah korban dan korban Hasim berusaha menghalangi pelaku untuk keluar dari rumah. Karena panik, pelaku juga mambacok kepala korban sebanyak 2 hingga Hasyim langsung terjatuh di lantai.

“Melihat keduanya jatuh berlumuran darah, Midun pun kabur,” terangnya.

Pelaku pun mengakui jika 3 buah HP curian itu telah dijualnya kepada dua orang waria bernama asli, Zulkifli (27) warga Jalan Medan Area Selatan, Gamg Merak, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Medan Area, dan Rahmad Hidayat (31)
Jalan Menteng 2, Gang Pembangunan, Kelurahan Medan Tenggara, Kecamatan Medan

Baca Juga :  Pelindo Multi Terminal Group Catat Pertumbuhan Trafik _Livestock_ sebesar 6,7 Persen

3 buah HP tersebut dibandrol pelaku seharga Rp 900 ribu.

“Namun, tersangka Zulkifli dan Rahmat baru memberi uang kepada pelaku Midun sebesar Rp 50 ribu. Uang itu digunakan pelaku untuk membeli Narkoba jenis sabu,” jelas Kapolsek.

Petugas gabungan pun kembali membawa pelaku guna dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti lainnya, namun sang tukang parkir dianggap melawan hingga terpaksa dilumpuhkan.

“Pelaku tetap berusaha melawan Petugas gabungan sehingga menembak Kedua kakinya. Kemudian dibawa pengobatan ke RS Bhayangkara Medan lalu kembali diboyong ke Polsek Medan Area. Sementara korban sudah diarahkan buat laporan polisi (LP),” pungkas Faidir.

Sementara itu, PJS Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Martuasa Hermindo Tobing menyebut telah mengamankan pelaku utama dan dua penadahnya.

“Beberapa pelaku sudah diamankan oleh tim gabungan dan Polser cuma Beckup. Barang bukti rekaman CCTV diketahui bahwa pelaku Midun menggunakan Topi warna Merah, pisau, celana pendek, kaos warna Hitam, jaket jeans, serta 1 buah kayu yang turut kita amankan,” pungkasnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar