oleh

Kantor SatpolPP Tanjungbalai Didemo Karena Dinilai Tebang Pilih Dalam Penegakan Perda

Ket Foto |Puluhan massa dari Koalisi Aktivist Penyampai Aspirasi (KOMPAS) melakukan unjuk rasa dengan prokes mendatangi kantor SatpolPP Tanjungbalai, Jln Alteri,

LINTAS SUMUT | TANJUNGBALAI –

Puluhan massa dari Koalisi Aktivist Penyampai Aspirasi (KOMPAS) melakukan unjuk rasa dengan prokes mendatangi kantor SatpolPP Tanjungbalai, Jln Alteri, Selasa (27/07) mendesak Plt KasatpolPP Tanjungbalai untuk mengevaluasi kinerja bawahannya.

Dalam tuntutannya, KOMPAS meminta Indra Adiguna untuk menindak tegas Dewi Safrida selaku Plt Kepala Bidang Penegakan PERDA yang dinilai tebang pilih serta mengangkangi kewenangan OPD lain dengan melampaui tugas dan fungsinya dilapangan dalam bertugas.

Ahmad Fauzi, orator aksi menyebutkan bahwa Dewi Safrida, selain menjadi Plt Kabid Penegakan PERDA, juga merupakan Kepala Seksi di Pemadam Kebakaran Tanjungbalai, sering melibatkan petugas pemadam kebakaran dalam penindakan pelanggaran PERDA sementara SatpolPP sendiri memiliki personil yang cukup.

“Banyak personil SatpolPP, mengapa petugas Damkar yang dibawa dalam penindakan? Ada apa dengan Dewi Safrida? Wajar kami menilai ada penyalahgunaan wewenang dalam fenomena rangkap jabatan ini, sehingga saudari Dewi bertindak semau dirinya sendiri yang terkesan petentengan,” ungkap Ahmad Fauzi.

Baca Juga :  Pemkab Tapanuli Tengah Gelar Forum Kemitraan dan Komunikasi Para Pemangku Kepentingan Utama Tahap II

Terkait perbuatan Dewi Safrida dalam melakukan penertiban tanggal 13 Juli 2021 lalu kepada masyarakat, KOMPAS menilai Dewi terlalu refresif dan mengada-ada, yang awalnya terkait IMB malah tanpa koordinasi dengan Dinas Perizinan, kemudian lari dari substansi masalah dengan mengurusi gundukan pasir material bangunan di bahu jalan yang seharusnya menjadi kewenangan Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Lalu Lintas.

KOMPAS juga melihat bahwa prakteknya di lapangan, banyak bangunan liar berdiri tanpa IMB, UKL/UPL dan mengganggu ketertiban umum, namun terkesan dibiarkan tanpa ada tindakan dari SatpolPP Tanjungbalai sehingga menimbulkan asumsi negarif bahwa diduga ada terima setoran haram dari tempat-tempat tersebut.

Baca Juga :  Rumah Warga Desa Aek Gambir Habis di Lalap Sijago Merah

Menanggapi aksi tersebut, Sekretaris SatpolPP Tanjungbalai, Drs. Ganefrizal didepan pengunjukrasa menyampaikan bahwa Plt KasatpolPP Tanjungbalai, Indra Adiguna sedang cuti sampai 09 Agustus 2021, sehingga tidak berada di kantor. Semua aspirasi akan disampaikan kepada pimpinan.

“Semua aspirasi adek-adek akan kami sampaikan kepada pimpinan, semua permasalahan sudah kami catat, saya sebagai sekretaris tidak mempunyai keweangan untuk memberikan jawaban atas tuntutan adek-adek,” kata Ganefrizal.

Setelah mendengarkan tanggapan dari Sekretaris SatpolPP Tanjungbalai, massa KOMPAS kemudian membubarkan diri dengan tertib.

(R.Regar)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Komentar

News Feed