oleh

Dapat Sebabkan Ispa, Tertibkan Usaha Pembakaran Batok Kepala Di Kec. Silau Laut

Lintas Sumut | Asahan –

Pembakaran batok kelapa atau pembuatan arang yang terletak di Dusun IV Desa Silau Lama Kec. Silau Laut menuai persoalan. Pasalnya, hampir setiap malam lokasi itu menjadi lautan asap.

Hasil investigasi lintassumut.com, pembakaran dilakukan ditengah permukiman padat penduduk.

Seperti diketahui, pembakaran dilakukan untuk menghasilkan arang yang merupakan bahan baku seperti industri pengecoran besi, industri karbon aktif, industri tambak udang, industry tekstil.

Menurut salah seorang pemerhati sosial M. Yunus, Kamis (10/9) mengatakan asap akibat pembakaran batok kelapa tersebut dapat mencemari udara dan menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan (Ispa) serta Pneumonia.

Lanjutnya, pemerintah daerah dan pihak terkait harus segera mengambil sikap dan menindak pengusaha yang masih membandel.

Selain membahayakan masyarakat sekitar, pengusaha dipastikan tidak mengantongi izin dan tidak menghasilkan Pendapatan Daerah (PAD).

“Dinas Lingkungan Hidup & Dinas Kesehatan Pemkab. Asahan Diminta Pro – Aktif Terkait Beberapa Titik Lautan Asap Pembakaran Tempurung Di Kecamatan Silau Laut”, ujarnya.

Hal senada juga dikatakan warga Silau Laut berinisial B. “Banyak masyarakat protes sebenarnya bang, cuma segan mungkin, soalnya salah satu pengusahanya merupakan keluarga Pak Kades”, terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa Silau Lama, Siman ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kegiatan usaha pembakaran batok kelapa di daerahnya.

“Ada banyak di Kec. Silau laut ini, di Silau Lama ada 3 kayaknya, kami tidak bisa bertindak kalau tidak ada warga yang keberatan, nanti dikira saya mau ganggu usaha orang”, ungkapnya.

Masih menurut Siman, jika ada masyarakat yang merasa keberatan atas kegiatan tersebut agar menyampaikan langsung ke Balai Desa. “Sampaikan lah ke kantor kalau ada yang keberatan, biar kita fasilitasi untuk cari solusi”, tegasnya.(Abib)

Happy
Happy
50 %
Sad
Sad
50 %
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Komentar

News Feed

loading...