oleh

Akibat Wabah Corona, Sejumlah Warga Terpaksa Tidur Di Emperan Pasar Tanah Abang

Lintas Sumut | Jakarta –

Dampak pandemi Covid 19 kian terasa ditengah masyarakat, seperti yang dirasakan beberapa warga di Jakarta, banyak yang tak punya tempat tinggal karena tidak lagi bekerja akibat pandemi Covid-19 sehingga tidur pinggir jalan Pasar Tanah Abang.

Pemerintah DKI Jakarta melalui Kecamatan Tanah Abang, akan menyiapkan gedung olahraga untuk mengantisipasi hal tersebut. Gedung tersebut akan menjadi tempat tinggal sementara.

Camat Tanah Abang Yassin Passaribu ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan pihaknya akan menyisir lokasi Pasar Tanah Abang untuk menjaring warga yang kehilangan tempat tinggal akibat pandemi dan gelandangan yang biasa beraktivitas di pinggir jalan.

“Malam ini kami akan cek. Kalau dia benar-benar tidak mampu bayar kontrakan, tidak mampu bayar indekost karena tidak bekerja akibat Covid-19, saya carikan solusinya, malam ini saya tertibkan,” ujarnya, seperti yang dikutip dari kompas, Jumat (24/4).

Sedangkan untuk orang-orang yang memang sejak lama menjadi gelangandan dan pengemis di kawasan Tanah Abang akan dibawa ke panti sosial sehingga tidak lagi menggangu aktivitas masyarakat.

Baca Juga :  Arus Peti Kemas Belawan Tumbuh 5%, Sinyal Positif Ekonomi Sumatera Utara

“Kalau yang gelandangan ini memang sengaja datang dan ada yang mengkoordinir. Kalau saya hitung 300-an lebih di Tanah Abang. Kalau puasa gini mereka datang ke Pasar ke TPU Bivak Karet, biasanya banyak yang kasih”, jelasnya.

Nantinya, para petugas akan melakukan pengecekan berupa KTP, tempat tinggal dan pekerjaan sebelumnya untuk memastikan bahwa tuna wisma tersebut merupakan warga yang kehilangan tempat tinggal dan pekerjaan imbas pandemi Covid-19.

Yassin memastikan, mereka tidak akan menggelandang lagi dan dipersilahkan tinggal di Gedung Olahraga untuk sementara waktu sampai bisa mendapatkan kerja kembali dan bisa menyewa tempat tinggal.

“Saya kasih tempat, saya kasih makan, dengan catatan, lengkap KTP-nya, lengkap datanya. Contoh dulu kerja di mana, di Blok M. Terus alamatnya kamu di mana, dulu tinggal di kontrakan sini. Kemudian saya cek KTP dan lain-lainnya, masuk ke Gedung Olahraga,” pungkasnya.

Baca Juga :  Semarakkan HUT APKASI ke-20 dan HUT Deli Serdang ke-80, Ketua TP PKK Tapteng Ikuti Funwalk Di Alun-Alun Pemda Deli Serdang

Akibat mewabahnya Covid 19 ini, banyak kehilangan pekerjaan juga penghasilannya karena tempat mereka bekerja ditutup. Salah satunya adalah Reza, bekas karyawan toko yang sudah hampir satu bulan tidur di trotoar Pasar Tanah Abang. Dia terpaksa menggelandang karena tidak bisa membayar indekost semenjak tempat kerjanya tutup akibat mewabahnya Covid-19.

“Namanya kostan enggak tahu menahu, namanya perut mau corona mau enggak perut harus makan, tempat tinggal harus dibayar”, ujarnya.

Mirisnya, saat ini, dia hanya bisa tidur di trotoar dan mencari makan dengan mendatangi tempat-tempat pembagian makanan gratis yang dilakukan di pinggir jalan. (Int/Red)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar