oleh

Ade Fahriza Buka Langkah Pertama di KNPI: Pemuda, Kesadaran, dan Masa Depan Tanjungbalai

Lintas Sumut | Tanjungbalai

Baru beberapa hari terpilih sebagai Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tanjungbalai, Ade Fahriza tampaknya tidak ingin terlalu lama berdiam diri.

Terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-XVI DPD KNPI Kota Tanjungbalai pada 27 September 2026, Ade Fahriza mulai menunjukkan langkah awalnya dengan mendorong pemuda agar mengambil peran lebih aktif dalam pembangunan Kota Tanjungbalai.

Langkah tersebut terlihat saat Ade menghadiri kegiatan Sosialisasi Peran Pemuda Membangun Kota yang digelar Gerakan Pemuda Al-Washliyah (GPA) Kota Tanjungbalai, Rabu (30/9/2026), di Aula Delima, Raja Bahagia, Jalan Arteri, Kota Tanjungbalai.

Dalam kegiatan itu, Ade tidak hanya hadir sebagai tamu, tetapi turut menyampaikan pandangan mengenai bagaimana pemuda dapat mengambil bagian dalam membangun kota.

Menurut Ade, membangun Kota Tanjungbalai tidak semata-mata berbicara tentang pembangunan fisik berupa gedung, jalan maupun berbagai fasilitas lainnya. Lebih dari itu, pembangunan juga menyangkut pembangunan manusia, kesadaran masyarakat, serta kepedulian untuk menjaga apa yang telah dibangun bersama.

Ia kemudian menyampaikan sebuah anekdot yang menggambarkan bahwa tingkat kemajuan masyarakat tidak selalu diukur dari banyaknya aturan yang dibuat.

“Kemajuan sebuah kota bukan ditandai oleh banyaknya aturan, tetapi oleh sedikitnya aturan yang harus dipaksakan. Karena masyarakat yang maju memiliki kesadaran untuk tertib, taat, dan menjaga apa yang menjadi milik bersama.”

Baca Juga :  KUA-PPAS APBD 2027 Disepakati, Masinton: Anggaran Harus Hadirkan Solusi bagi Rakyat

Bagi Ade, pesan tersebut relevan dengan tantangan pembangunan Kota Tanjungbalai. Sebab, pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri dalam membangun dan menjaga kota tanpa dukungan masyarakat, khususnya generasi muda.

“Maka untuk mewujudkan pembangunan Kota Tanjungbalai, pemuda diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bagi generasi muda serta masyarakat dalam mendukung dan menjaga apa yang telah dibangun oleh pemerintah, termasuk kesadaran untuk menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan,” kata Ade.

Ia berharap kegiatan seperti sosialisasi tersebut tidak berhenti sebatas seremoni, melainkan menjadi ruang bagi pemuda untuk membangun kesadaran, melahirkan gagasan, sekaligus memperkuat komitmen untuk terlibat langsung dalam pembangunan daerah.

“Pemuda harus menjadi bagian dari pembangunan. Bukan hanya menyampaikan kritik, tetapi juga menghadirkan gagasan dan ikut menjaga apa yang sudah dibangun,” ujarnya.

Sebagai Ketua KNPI yang baru terpilih, Ade juga menilai keberadaan organisasi kepemudaan harus mampu menjadi ruang bersama bagi generasi muda untuk berkontribusi secara aktif dan konstruktif bagi Kota Tanjungbalai.

Baca Juga :  BPBD Kabupaten Simalungun Turunkan Personel Bantu Cari Warga Yang Hilang di Sungai Lobang

Kegiatan tersebut turut dihadiri Dewan Penasehat GPA Kota Tanjungbalai, Samiun Sembara Marpaung, yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, serta sejumlah perwakilan organisasi otonom Al-Washliyah lainnya, di antaranya HIMMAH, IPA dan ISARAH.

Peserta kegiatan berasal dari sejumlah perguruan tinggi di Kota Tanjungbalai, kalangan pelajar serta masyarakat.

Sementara itu, Samiun Sembara Marpaung dalam arahan dan bimbingannya turut menekankan pentingnya peran serta tanggung jawab pemuda dalam pembangunan.

Menurut Samiun, keterlibatan pemuda dalam pembangunan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh komitmen. Pemuda Al-Washliyah, katanya, harus mempersiapkan diri untuk menerima tanggung jawab tersebut.

“Sesuai dengan kutipan lirik Mars GPA, ‘Bersiaplah wahai pemuda, kewajiban telah menunggu kita’. Maknanya, umat atau masyarakat menggantungkan harapan kepada pemuda. Maka pemuda harus siap memenuhi harapan itu sebagai kewajibannya,” pungkas Samiun.

Langkah awal Ade Fahriza tersebut menjadi salah satu momentum untuk melihat bagaimana kepemimpinan barunya di KNPI Tanjungbalai akan menerjemahkan semangat kepemudaan ke dalam keterlibatan nyata dalam pembangunan kota. (RBB)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar