Lintas sumut |Simalungun
Pekerjaan replanting afdeling satu,dua,empat dan enam kebun Marihat kecamatan Siantar kabupaten Simalungun saat ini sedang dikerjakan dilapangan diduga dikerjakan Vendor asal jadi. Yang saat ini peremajaan kelapasawit ini disebut-sebut Akai asal kabupaten Asahan.
Dilapangan terlihat pekerjaan ini kurang pengawasan dari yang berwenang.Imformasi dilapangan dari beberapa karyawan menyebutkan Vendor (Akai) tidak mempeedulikan Asisten bahkan Maneger setempat.Ketidak pedulian Vendor pada Asisten dan Maneger Akai ini disebut-orang dekat petinggi-petinggi di kantor direksi,terbukti tiap kali ada pekerjaan replanting di kebun wilayah Simalungun tetap didominasi ujar karyawan.
Soal cara kerja Vendor dilapangan para karyawan tidak berani komentar terlihat banyak lahan- lahan yang akan diremajakan tidak digamburkan dengan cara menjonder membalikkan tanah bahkan cincangan batang sawit yang ditumbang diduga tidak sesuai speak.
Salah seorang Vendor yang acap kali mengerjakan pekerjaan di perkebunan mengatakan saat ini untuk pekerjaan proses tender dilingkungan perkebunan sangat berat persaratannya apalagi pekerjaan replanting alat beratnya harus keluaran diatas tahun 2020 an.Dikatakannya jauh beda antara pemerintahan dan perkebunan, kalau dilingkungan perkebunan sangat tetutup bahkan bisa dikatakan pekerjaan yang besar orangnya itu-itu saja bisa dikatakan Vendor ” peliharaan” petinggi-petinggi kantor direksi.
Dilapangan tepatnya di afdeling dua lahan perkebunan sedang menanam tanaman tumpang sari jenis kacang kedelai.Manager kebun Marihat E.Purba ketika dikonfirmasi melalui wass up selasa 22/9 tidak ada jawaban.







Komentar