oleh

Wali Kota Mahyaruddin Salim: Pemko Tanjungbalai Segera Benahi Kawasan Inti Kota agar Lebih Rapi, Bersih, Indah, Sehat, dan Nyaman

Lintas Sumut | Tanjungbalai

Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai mulai melakukan penataan menyeluruh terhadap kawasan inti kota sebagai upaya menciptakan lingkungan yang lebih rapi, bersih, indah, sehat, dan nyaman bagi masyarakat menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim saat meninjau langsung kondisi taman kota, tugu, jalan, serta lampu penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik kawasan inti Kota Tanjungbalai, Rabu (22/7/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Andri Ginting, Kepala Dinas Perhubungan Elvandia, Camat Tanjungbalai Selatan Yudhi Irfan Lesmana, Kabid Peningkatan Kapasitas dan Keanekaragaman Hayati DLH Umyl Khairiyah, serta para lurah di wilayah Kecamatan Tanjungbalai Selatan.

“Hari ini saya bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perhubungan turun langsung melihat suasana dan kondisi taman kota, tugu serta lampu penerangan jalan umum dalam rangka perbaikan dan penataan Kota Tanjungbalai,” ujar Mahyaruddin Salim.

Menurutnya, peninjauan lapangan dilakukan untuk mengetahui kondisi sebenarnya sehingga pemerintah dapat menentukan langkah-langkah perbaikan yang tepat.

Ia menjelaskan, titik pertama yang dikunjungi berada di kawasan Bundaran PLN, Jalan Jenderal Sudirman menuju Titi Tabayang dan Jalan S. Parman.

Selanjutnya rombongan bergerak menuju Jalan Sutomo, kemudian meninjau tugu dan taman kota di Jalan Cokroaminoto, tepatnya di sekitar Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah.

Mahyaruddin menegaskan, penataan kawasan inti kota menjadi salah satu prioritas menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI agar masyarakat dapat merasakan perubahan wajah Kota Tanjungbalai.

“Kita ingin menyambut Hari Kemerdekaan dengan suasana kota yang lebih bersih dan indah. Masyarakat juga dapat melihat hasil kerja Pemerintah Kota Tanjungbalai sepanjang tahun 2026, bahwa perubahan kota sedikit demi sedikit mulai terlihat,” katanya.

Baca Juga :  Semarakkan HUT APKASI ke-20 dan HUT Deli Serdang ke-80, Ketua TP PKK Tapteng Ikuti Funwalk Di Alun-Alun Pemda Deli Serdang

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menegur keras salah seorang pemilik toko di Jalan Sutomo yang melakukan aktivitas bongkar muat menggunakan truk besar hingga mengganggu ketertiban umum dan arus lalu lintas.

“Saya minta kegiatan seperti ini jangan diulang lagi. Kalau tidak memiliki izin, saya akan segel toko ini. Saya beri peringatan terakhir, apabila masih melakukan bongkar muat menggunakan kendaraan roda enam di lokasi ini, saya akan tutup tokonya. Gunakan kendaraan roda empat,” tegas Mahyaruddin.

Selain itu, Wali Kota memerintahkan Dinas Perhubungan segera menyusun surat edaran mengenai pengaturan kendaraan berdasarkan jenis dan tonase yang diperbolehkan melintas di jalan-jalan inti kota, termasuk pengaturan jam operasionalnya.

Ia menjelaskan, kendaraan pengangkut BBM tetap diperbolehkan beroperasi selama 24 jam, demikian pula kendaraan proyek dan alat berat pada kondisi tertentu. Namun, sejumlah kendaraan bertonase besar akan dibatasi melintas di kawasan inti kota pada jam-jam tertentu demi menjaga kelancaran lalu lintas.

Mahyaruddin juga meminta Dinas Lingkungan Hidup mempercepat penataan taman kota dan perbaikan lampu-lampu hias agar seluruh pekerjaan selesai sebelum pelaksanaan HUT Kemerdekaan RI.

“Saya berharap sebelum peringatan 17 Agustus seluruh kawasan sudah tertata rapi. Lampu-lampu yang mati segera diganti agar kembali menyala sehingga suasana kota pada malam hari menjadi lebih terang dan indah,” ujarnya.

Di sektor infrastruktur, Mahyaruddin mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 Pemko Tanjungbalai bersama Dinas Bina Marga akan melaksanakan peningkatan Jalan S. Parman, mulai dari Simpang Tiga Masjid Saksi hingga Koramil Kota. Ruas jalan tersebut akan diperlebar dan disertai rekayasa lalu lintas berupa sistem buka tutup selama pelaksanaan pekerjaan.

Baca Juga :  Polres Tapanuli Tengah Amankan Dua Terduga Pelaku Galian Kabel Optik PT Telkom

Para pedagang dan pelaku UMKM nantinya juga akan diarahkan ke lokasi yang telah ditentukan agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu kelancaran arus kendaraan.

Sementara itu, pada tahun 2027 Pemko Tanjungbalai merencanakan pembangunan sebuah tugu yang akan menjadi ikon baru Kota Tanjungbalai dengan mengusung identitas sebagai Kota Kerang.

Meski demikian, Mahyaruddin mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Saat ini persoalan terbesar adalah kebersihan. Kami sudah turun ke lapangan untuk melihat sejauh mana hasil yang dicapai, namun memang masih banyak yang harus dibenahi agar sesuai dengan harapan,” jelasnya.

Di akhir peninjauan, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat mendukung upaya penataan kota dengan meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan.

Ia menegaskan pemerintah tidak melarang masyarakat berdagang, namun meminta agar aktivitas usaha tidak dilakukan secara permanen di bahu jalan, trotoar maupun menutup saluran drainase.

“Kami sangat membutuhkan dukungan seluruh masyarakat. Kolaborasi semua elemen menjadi kunci agar Kota Tanjungbalai terus mengalami perubahan ke arah yang lebih baik sehingga visi dan misi pembangunan dapat terwujud,” tutup Mahyaruddin Salim. (RBB)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar