oleh

Update Terkini Pasca Bencana Alam di Kota Sibolga: Polres Sibolga Mobile di Titik Longsor

LINTAS SUMUT.COM, SIBOLGA | Pemerintah Kota Sibolga merilis pembaruan data korban dan kerugian materil pascabencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Kota Sibolga. Hingga Selasa (2/12/2025), tercatat 18 titik lokasi terdampak dengan kerusakan dan jumlah korban yang terus diperbarui oleh tim gabungan di lapangan.

Data terbaru menyebutkan 56 orang meninggal dunia, 9 orang luka-luka, dan 8 lainnya masih dinyatakan hilang serta diduga tertimbun material longsor. Upaya pencarian terus dilakukan oleh tim SAR gabungan terdiri dari TNI–Polri, BPBD, Basarnas, dan relawan masyarakat.

Pada hari kedelapan pascabencana, petugas kembali menemukan satu korban jiwa, Farhan (14), warga Jl. Murai, Kecamatan Sibolga Selatan. Dengan ditemukannya korban tersebut, maka total korban yang berhasil ditemukan mencapai 48 orang.

Baca Juga :  Pengerusakan Tanaman Sawet Oleh Beberapa Kepala Dusun di Dukung Pangulu Panduman Saat Pemusnahan

Bencana longsor ini juga menyebabkan 231 unit rumah rusak berat. Namun pemerintah memastikan bahwa tidak ada jembatan maupun ruas jalan utama yang terputus, sehingga akses logistik masih dapat dijangkau.

Gelombang pengungsi terus berdatangan sejak hari pertama bencana. Berdasarkan pendataan sementara, 2.272 warga mengungsi dan tersebar di sejumlah lokasi penampungan:

Distribusi Pengungsi

Aula HKBP Sibolga Julu 700 orang
SDN 081224 Sibolga & TK Pembina 291 orang
Kantor Camat Sibolga Utara 80 orang
Masjid Budi Sehati 78 orang
Pustu Gang Suka Jadi 16 orang
Rumah Mak Peron 30 orang
Rumah Sinambela 15 orang
Gereja GBI Santeong 30 orang
Masjid Istiqomah 200 orang
SDN 081238 Sibolga 150 orang
Masjid Taqwa Muhammadiyah 100 orang
Masjid Al-Jihad 22 orang
Surau Gang Maninjau 50 orang
SMP Negeri 5 Sibolga 400 orang
Masjid Nurul Huda 30 orang
Mushola Perumahan AA 80 orang

Baca Juga :  Siswi SMAN 1 Matauli Pandan Jatuh dari Lantai Tiga Asrama, Dilarikan ke RSUD

Pemerintah bersama TNI–Polri dan unsur relawan kini fokus pada penanganan darurat, termasuk penyediaan logistik, layanan kesehatan, serta trauma healing bagi anak-anak dan keluarga korban.

Wali Kota Sibolga menyampaikan pihaknya terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.(ded)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar