oleh

Update Korban Bencana Tapteng 4 Desember, 88 Meninggal, 109 Hilang, 521 Luka-luka

LINTASSUMUT.COM, TAPTENG | Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) merilis data terbaru jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir bandang dan longsor di wilayah Tapteng.Hingga Kamis (4/12/2025), total korban meninggal bertambah menjadi 88 orang, dari sebelumnya 86 orang pada 1 Desember 2025.

Jumlah korban luka juga meningkat menjadi 521 orang dari sebelumnya 508 orang. Sementara korban hilang bertambah 5 orang, menjadi 109 orang, dan hingga kini masih dalam proses pencarian.

Untuk mempercepat distribusi bantuan logistik dan kebutuhan pangan ke wilayah yang terisolir, Pemkab Tapteng menyiapkan 40 helipad darurat, yang tersebar di sejumlah kecamatan, masing-masing:

Baca Juga :  GMKI Pematangsiantar -Simalungun dengan STT HKBP Mengadakan Bedah Buku, Menggali Semangat Pelayanan Marie Claire Barth-Frommel.*

Tukka (5), Lumut (5), Sitahuis (5), Kolang (6)
Badiri (3), Sorkam (3), Pasaributobing (3), Sosorgadong (3) Pinangsori (2), Tapian Nauli (2), Sibabangun (2)

Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, menyatakan proses evakuasi masih terus dilakukan di banyak titik longsor. Sejumlah akses utama menuju Tapteng putus total akibat jembatan roboh dan badan jalan amblas, baik dari arah Tapanuli Selatan (Tapsel), Tapanuli Utara (Taput) maupun Pakpak Bharat.

Baca Juga :  Kehadiran Anggito DPRD 27 Orang Sidang Paripurna Hari Jadi Kabupaten Simalungun ke 193 Mendapat Kritikan Keras Dari Ketua PMS H• Burhan Saragih

Hingga kini, kondisi di banyak wilayah masih gelap gulita karena jaringan listrik belum pulih sepenuhnya. Akses internet dan komunikasi juga masih terganggu parah.

“Air bersih sangat kritis karena sumber air tertimbun longsor. Kami sangat membutuhkan alat penyaring air,” ujar Bupati Masinton.(ded)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar