oleh

Dukung Swasembada Pangan, Wakil Bupati Tapteng Buka Rakor Percepatan LTT Rayon

Lintassumut.com, Tapteng| Dalam upaya nyata mewujudkan swasembada pangan nasional dan mendongkrak kesejahteraan petani, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Pangan) pada Rabu 10 Juni 2026 di Aula Makodim 0211/TT menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi dan Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT), serta Penyaluran Bantuan Kementan untuk Wilayah Rayon 6.

Dalam kegiatan strategis ini, berlangsung Rakor yang berfokus pada pengembangan sektor pertanian di Wilayah Rayon 6 meliputi Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Toba, Kota Sibolga, dan Kota Pematangsiantar yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Mahmud Efendi.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi menegaskan, bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat. Oleh sebab itu, program LTT tidak boleh dilihat hanya sebatas mengejar angka di atas kertas.

“Peningkatan luas tambah tanam bukan sekadar pencapaian angka statistik, melainkan langkah nyata untuk meningkatkan produksi pangan, menjaga stabilitas pasokan bahan pangan, meningkatkan pendapatan petani, serta mendukung program swasembada pangan nasional,” ujar Mahmud Efendi.

Baca Juga :  Serahkan Hewan Qurban Bantuan Presiden RI di Masjid Al-Aksho Gunung Malela, Bupati Simalungun Ucapkan Terimakasih

Wakil Bupati menambahkan, optimalisasi lahan melalui strategi LTT menjadi kunci utama mendongkrak produktivitas. Menghargai posisi petani sebagai “pahlawan pangan.” Pemerintah berkomitmen penuh untuk terus mengalirkan dukungan, mulai dari pembangunan infrastruktur, penyediaan sarana prasarana, peningkatan kapasitas, hingga penguatan kelembagaan tani.

Namun, keberhasilan program ini tidak bisa bertumpu pada satu pihak saja. Mahmud Efendi mengajak seluruh elemen, mulai dari penyuluh pertanian, kelompok tani, pemerintah desa, hingga masyarakat luas untuk memperkuat kolaborasi di lapangan. Pendampingan yang konsisten, penerapan teknologi modern, pemanfaatan lahan tidur, serta tata kelola irigasi yang prima harus menjadi fokus bersama.

Menutup sambutannya, Wakil Bupati tidak menampik adanya tantangan berat yang membayangi sektor pertanian saat ini, seperti dinamika perubahan iklim, ancaman banjir, dan kekeringan, keterbatasan sarana produksi, hingga laju alih fungsi lahan.

“Namun saya yakin, dengan semangat gotong royong dan kerja keras, tantangan tersebut dapat kita hadapi bersama,” imbuhnya optimis.

Baca Juga :  BNCT dan BSI Kolaborasi Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat Bagan Deli

Rakor ini diharapkan mampu menghasilkan sinergi kuat antar-daerah di Rayon 6 guna mempercepat realisasi target tanam dan memastikan bantuan dari Kementerian Pertanian tepat sasaran demi ketahanan pangan kawasan yang lebih kokoh.

Turut hadir Perwira TNI Wakil Korlap Sumut, Kepala BBRMP Sumatera Utara, Kepala BBP2TP Medan sekaligus Penanggung Jawab Kabupaten Tapanuli Tengah, Kepala Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Kelas I Medan, mewakili Kepala Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara, Kasdim 0211/TT, Pasi Teritorial Kodim 0211/TT, Pasi Logistik Kodim 0211/TT, Plh. kadis Pertanian Tapteng, Kadis Pertanian Taput, Kadis Pertanian Toba, Kadis Pertanian Pematangsiantar, Ketua Kelompok Substansi Pengelolaan Penyuluhan Sumatera Utara, dan Ketua Tim Kerja Pengelolaan Penyuluhan Pertanian, serta tamu undangan lainnya.(ded)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar