Lintas sumut |Simalungun
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun terus memperkuat komitmen dalam membenahi infrastruktur jalan guna meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. H. Anton Achmad Saragih bersama Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas utama untuk menghadirkan akses transportasi yang lebih baik, nyaman, dan aman bagi seluruh masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pekerjaan pengaspalan ruas Jalan Simpang Hatonduhan – Tangga Batu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Untuk memastikan pelaksanaan berjalan optimal, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kabupaten Simalungun, Hotbinson Damanik, bersama Wakil Ketua DPRD Jefra H. Manurung turun langsung meninjau pekerjaan tersebut pada Jumat (6/11/2026), didampingi sejumlah petugas teknis.
Peninjauan lapangan ini bertujuan memastikan pengaspalan dilaksanakan sesuai ketentuan, spesifikasi teknis, serta standar kualitas yang telah ditetapkan. Pengawasan langsung ini penting dilakukan agar pembangunan yang dilaksanakan benar‑benar bermanfaat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ruas jalan yang dikerjakan memiliki panjang sekitar 1,8 kilometer dengan lebar 4 meter, didukung anggaran hampir Rp7 miliar. Pembangunan ini menjadi langkah nyata Pemkab Simalungun dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap kondisi jalan yang lebih layak, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan kelancaran perjalanan di kawasan tersebut.
Dalam peninjauan tersebut, Kadis PUPR Hotbinson Damanik beserta jajarannya memeriksa langsung setiap tahapan pekerjaan yang sedang berlangsung, memastikan mutu, kesesuaian spesifikasi, dan ketahanan infrastruktur sesuai perencanaan.
“Kualitas jalan tidak hanya dilihat dari hasil pengaspalan yang tampak baik, tetapi juga dari kemampuan jalan tersebut memberikan manfaat dalam jangka panjang. Karena itu, pengawasan teknis menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap tahap pembangunan,” ujar Hotbinson.
Jalan yang baik merupakan kebutuhan mendasar masyarakat. Selain memperlancar mobilitas warga, infrastruktur yang memadai juga mendukung distribusi hasil pertanian dan barang, mempermudah akses pelayanan kesehatan dan pendidikan, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar.
Pemkab Simalungun berharap melalui pembenahan ruas jalan ini, akses transportasi masyarakat semakin lancar, kenyamanan pengguna jalan meningkat, dan aktivitas perekonomian warga dapat berkembang lebih baik.
Menurut Hotbinson, pembangunan jalan bukan sekadar menghadirkan lapisan aspal baru, melainkan investasi jangka panjang untuk memperkuat konektivitas dan menunjang kemajuan Kabupaten Simalungun.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari besarnya anggaran atau panjang jalan yang diperbaiki, tetapi juga dari kualitas hasil pekerjaan, daya tahan infrastruktur, dan manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.





Komentar