oleh

Tak Tunggu Warga Datang, Disdukcapil Tapteng Jemput Bola Layani Korban Bencana

LINTASSUMUT.COM, Tapteng | Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah menggunakan metode jemput bola atau mendatangi warga untuk pelayanan pengurusan adminiatrasi kependudukan (Adminduk).

Pelaksana Harian Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tapteng Nasaruddin Pulungan, mengatakan mekanisme tersebut menarget warga korban bencana banjir bandang dan longsor.

Metode jemput bola merupakan realisasi Program Pandan Keren singkatan dari Pelayanan Administrasi Kependudukan Kelompok Penduduk Rentan.

Program tersebut juga selaras mendukung percepatan pemulihan pascabencana lingkungan melanda Tapteng, pada tanggal 25 November 2025 lalu.

“Metode ini, merupakan arahan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu dan Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi Lubis,” ujar Nasruddin, Kamis (8/1/2026).

Baca Juga :  Delapan Polsek Yang Mengalami Perubahan Nama di Wilayah Polres Simakungun

“Layanan jemput bola ini, menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan hak-hak administrasi kependudukan masyarakat tetap terpenuhi meskipun berada dalam kondisi darurat,” katanya.

Nasruddin menjelaskan Program Pandan Keren dengan metode jemput bola fokus pada pelayanan penerbitan Kartu Keluarga, KTP Elektronik.

Serta pelayanan penerbitan Akta Kelahiran, Akta Kematian, Akta Perkawinan, yang hilang dan rusak disebabkan bencana.

Pemerintah daerah membatu warga korban bencana untuk kemudahan pengurusan adminduk hanya dengan syarat pemohon cukup menyampaikan indetitas dan data keluarga.

Baca Juga :  Ziarah ke Makam Raja Siantar Sang Nauwaluh Damanik: Menutup Rangkaian Ziarah Raja Marpitu dalam Hari Jadi ke-193 Daerah Simalungun

“Dengan membawa mobil pelayanan keliling dan perangkat perekaman KTP-el, petugas melayani warga secara cepat, sederhana, dan tanpa dipungut biaya,” terang Nasruddin.

“Dalam kegiatan Pelayanan Keliling Adminduk kepada korban banjir bandang dan longsor ini, telah memberikan pelayanan pengurusan kartu keluarga 47 KK, pencetakan KTP-el 53 orang, akta kelahiran 15 orang, akta kawin 2 Keluarga, akta kematian 6 orang, total dokumen diterbitkan sebanyak 123 dokumen,” ungkapnya.(ded)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar