oleh

Pencurian Arus Kabel Listrik Di Jembatan Tabayang Dikhawatirkan Dapat Merenggut Nyawa

Lintas Sumut | Tanjung Balai – 

Kabel listrik yang di cangkok dari kabel listrik PLN Tegangan Menengah (TM) di jembatan Tabayang penghubung antara Kota Tanjungbalai dengan Kabupaten Asahan dikhawatirkan dapat merenggut nyawa.

Amatan wartawan Selasa (2/6), terlihat dua instalasi listrik dicangkok / pencurian arus langsung dari tiang PLN.

Instalasi listrik tersebut dipasang di celah tiang besi jembatan dan tiang batu penahan pinggiran jembatan. Dikhawatirkan instalasi listrik itu akan menimbulkan korsleting bila turun hujan, sehingga apabila ada yang bersandar dipenyangga sepanjang jembatan tersebut akan tersengat listrik.

Umar salah seorang pedagang es yang menjajakan dagangannya di jembatan Tabayang kepada wartawan mengatakan, instalasi kabel listrik itu sudah lama terpasang. “Sudah 1 tahun lebih instalasi kabel listrik itu terpasang di celah tiang besi dan batu jembatan Tabayang ini bang, Kemungkinan instalasi listrik itu dipakai oleh pedagang jus yang berjualan malam hari”, ucapnya.

Baca Juga :  Bupati Simalungun Wujudkan Harapan Masyarakat: Ujung Padang Dapat Pembangunan Jalan Terbesar dalam Sejarah

Secara terpisah Ketua Lembaga Cerdas Kota (LCK) Tanjungbalai Usni Pili Panjaitan kepada wartawan sangat menyesalkan tindakan dari oknum yang telah memasang instalasi listrik yang dicangkokkan langsung dari tiang PLN tegangan menengah (TM) tersebut.

“Kita dilihat ada dua titik instalasi listrik yang terpasang di celah tiang besi jembatan Tabayang ini. Siapapun oknumnya yang telah memasang instalasi tersebut, diduga ada bekerja sama dengan oknum petugas PLN”, sebutnya.

Baca Juga :  Wali Kota Tanjungbalai Lantik 16 Pejabat, Tekankan Kinerja dan Inovasi

Dirinya mengkhawatirkan dengan adanya dua titik instalasi listrik yang terpasang di jembatan ini, bisa merenggut nyawa manusia, kalau terjadi korsleting listrik. Apalagi instalasi itu di cangkok langsung dari tiang PLN.

“Pihak PLN harus secepatnya memutus jaringan instalasi tersebut”, pungkas Usni.

Sementara itu dari pihak PLN ULP Tanjungbalai belum dapat dikonfirmasi.(Ambon)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar