oleh

Pemuda Nias Ingin Sukses, Ikuti Pelatihan Program Magang dan Studi Ke Jepang

LINTAS SUMUT I GUNUNGSITOLI –

Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Hikari Nias membuka perdana kegiatan pelatihan program magang dan study ke jepang bagi anak muda yang ingin mendapat kerja di Negeri Sakura.

Dalam Kegiatan perdana tersebut turut di hadiri Pimpinan LPK – Hikari Sumut Ahmad Kadri, SE, didampingi Koordinator LPK-Hikari Nias Nopedi Laoli dan Peserta Pelatihan Magang dan Studi Ke jepang bersama orangtua Peserta yang bertempat di Jln. Pelud Binaka KM, 11,5 No. 189, Desa Bawadesolo, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. Kamis, (06/08/2020).

Foto : Pimpinan LPK Hikari Sumut Ahmad Kadri Saat buka Perdana Pelatihan Magang dan Studi ke Jepang.

Pimpinan LPK-HIKARI SUMUT Ahmad Kadri mengatakan bahwa LPK- Hikari Nias ini adalah cabang dari LPK-HIKARI Sumut untuk bekerjasama bagi pemuda kepulauan Nias bisa diberangkatkan ke negara sakura (Jepang) untuk mendapatkan ilmu baik segi etos kerja maupun pengalaman sehingga kedepan masyarakat kepulauan Nias semakin maju dan sejahtera.

“Selama 3 tahun di Jepang bisa mendapatkan rejeki sebesar Rp.300-500jt jika pulang Kepulauan Nias. Sehingga pemuda pemudi ini nantinya kedepan bisa membuka usaha mandiri. “Ungkap Kadri.

Baca Juga :  Demi Menjaga Yang Tidak Inginkan Sat Lantas Polres Simalungun Menghimbau Para Super Agar Tidak lMenaikkan Penumpang di Kap Angkot

Lebih lanjut, Ahmad Kadri menjelaskan bahwa ada dua program yang dibuka peluang sekarang yakni program Magang dan program Studi.

Program magang artinya peserta bekerja di perusahaan kecil dan menengah di jepang.

Sedangkan, Program Studi artinya peserta berangkat dengan status pelajar dan ditahun ke kedua mereka beralih fungsi mengikuti ujian keahlian (Skill). Dan baru bisa mengambil 14 bidang job kerja sehingga mendapatkan visa kerja selama 5 tahun dengan mendapatkan UMR jepang kurang lebih Rp.25-30jt perbulan.

“Kita berharap agar program ini bisa di dukung berbagai stakeholder dari masyarakat untuk mendorong mengirimkan peserta ke negara sakura  (Jepang), “harapan Kadri.

Kemudian, Nopedi Laoli selaku koordinator LPK-HIKARI Nias merupakan salah satu mantan atau lulusan peserta magang ke Jepang selama 3 tahun dari tahun 2016 Sampai tahun 2019 pada bulan September yang lalu.

Baca Juga :  Kapolres Simalungun Akbp Marganda Aritonang Beserta Bhayangkari Sampaikan Ucapan Selamat Hari Jadi Simalungun Ke-193

Ianya mengakui bahwa manfaat selama bekerja di Jepang sangat membuahkan hasil, baik dari skill belajar etos kerja dan juga mendapat kehidupan yang lebih cerah. Sehingga dirinya siap membuka dan membantu peserta muda mudi di kepulauan Nias supaya bisa mengikuti program ini dengan baik.

“LPK-HIKARI Nias sampai saat ini, ada sebanyak 16 peserta yang sudah mengikuti pelatihan kursus bahasa Jepang, “terang Nopedi.

Tambahnya Lagi, selain mengikuti kursus bahasa Jepang dan bagi peserta juga mengikuti latihan fisik serta memberikan pemahaman kode etika selama berada di Jepang.

“Semoga Peserta yang mengikuti program ini harus benar-benar ada keseriusan untuk mengambil tekad dan kesimpulan bagi dirinya agar bisa berangkat ke negara sakura (Jepang), “Pungkasnya Nopedi.

Sementara, Sobadia Laoli yang mewakili orangtua peserta sangat mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih banyak atas program ini.

“Dengan adanya program seperti ini bisa membantu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan juga terfasilitasi jumlah pengangguran di kepulauan Nias, “Singkatnya. (YML).

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar