oleh

Pemkab Tapteng Gerak Cepat Normalisasi Sungai dan Irigasi di Sipange

 

Lintassumut.com, Tapteng | Menindaklanjuti keluhan masyarakat dan petani, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) bergerak cepat melakukan normalisasi sungai dan saluran irigasi di Lingkungan Purba Tua, Kelurahan Sipange, pada Kamis (1/10/2026).

 

Langkah tersebut dilakukan dua hari setelah Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, SH, MH, turun langsung meninjau lokasi dan mendengar aspirasi masyarakat pada Selasa (29/9/2026).

 

Normalisasi difokuskan pada Sungai Purba Tua, Sungai Aek Tarutung, serta sejumlah saluran irigasi yang terputus akibat diterjang bencana banjir bandang.

 

Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu mengatakan, pemerintah daerah berkomitmen melakukan perbaikan di seluruh wilayah terdampak bencana secara terukur dan bertahap.

 

“Semua wilayah yang terdampak akan kita perbaiki, tetapi pelaksanaan pengerjaannya tidak seperti membalikkan telapak tangan. Ini kita lakukan secara bertahap,” ujar Masinton di lokasi kegiatan.

Baca Juga :  32 KPM Terima BLT Dana Desa Unte Mungkur I, Kades Rapain Situmeang Pesan Gunakan Bantuan dengan Bijak

 

Menurutnya, penanganan dilakukan dengan mengurai berbagai kendala di lapangan satu per satu. Terlebih, kondisi cuaca dengan curah hujan yang masih cukup tinggi di wilayah Tapteng menjadi salah satu faktor yang harus diperhitungkan.

 

Selain pemulihan infrastruktur sungai, sektor pertanian masyarakat juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Terputusnya aliran air sebelumnya menyebabkan suplai irigasi ke lahan pertanian warga terganggu sehingga aktivitas bercocok tanam ikut terdampak.

 

Melalui normalisasi tersebut, jalur irigasi kembali dibuka agar suplai air dapat mengalir dan lahan pertanian masyarakat kembali produktif.

 

“Pertanian warga sangat penting untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan memulihkan aktivitas ekonomi mereka. Makanya, irigasi ini kita buka kembali jalurnya agar lahan pertanian bisa diolah dan produktif kembali,” katanya.

Baca Juga :  Sinergi Dua Kapolres Kunjungi Makodim 0211/Tapteng, Perkuat Kolaborasi TNI-Polri

 

Dalam pelaksanaannya, Pemkab Tapteng menerapkan penanganan dari wilayah hulu hingga hilir. Langkah tersebut dilakukan agar aliran air dapat terdistribusi dengan baik sekaligus mengurangi risiko genangan yang dapat mengancam permukiman warga.

 

“Kita tidak hanya berfokus di hulu saja, tetapi hilir juga harus dinormalisasi agar aliran air bisa mengalir dengan lancar sehingga tidak membanjiri pemukiman masyarakat,” pungkasnya.

 

Gerak cepat Pemkab Tapteng tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Kelurahan Sipange, khususnya para petani, yang berharap normalisasi dapat mempercepat pemulihan lahan pertanian dan aktivitas ekonomi warga pascabencana.(Ded)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar