Lintassumut.com,Tapteng | Dalam rangka pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026, Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Muhammad Alan Haikel, S.K.M., S.I.K., M.I.K., menegaskan pentingnya kedisiplinan berlalu lintas guna menekan angka kecelakaan di jalan raya. Jajaran Polres Tapteng mengedepankan pendekatan humanis sekaligus ketegasan dalam mengingatkan para pengendara untuk selalu mematuhi aturan, khususnya kewajiban menggunakan helm berstandar nasional (SNI).
Pendekatan simpatik ini terlihat saat petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) turun langsung ke jalan memberikan imbauan keselamatan kepada para pengguna jalan di Simpang Kantor DPRD Tapteng, Kota Pandan. Kegiatan penertiban yang berlangsung pada Jumat (6/11/2026) tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Muhammad Alan Haikel, S.K.M., S.I.K., M.I.K., bersama Kasat Lantas AKP Dela Antomi, S.H., dan Kanit Regident Ipda Fadli.
Di sela-sela kegiatan, jajaran kepolisian tidak hanya membagikan makanan ringan kepada pengendara, tetapi juga secara aktif mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan keselamatan berkendara. AKBP Muhammad Alan Haikel menekankan bahwa penggunaan helm SNI secara benar—baik bagi pengendara maupun penumpang di boncengan—merupakan kunci utama dalam meminimalisir fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.
Operasi Patuh Toba 2026 sendiri menargetkan sejumlah pelanggaran prioritas, seperti pengendara di bawah umur, tidak menggunakan helm SNI, berboncengan lebih dari satu orang, mengoperasikan ponsel saat berkendara, hingga kendaraan yang membawa muatan tidak sesuai peruntukannya.
Langkah humanis yang dipadukan dengan imbauan tegas ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pengguna jalan yang melintas. Warga mengapresiasi kehadiran kepolisian di ruang publik yang tidak hanya melakukan penertiban, tetapi juga mengedukasi masyarakat demi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) yang kondusif di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah.(ded)





Komentar