oleh

Keren Ketua DPRD Pematangsiantar Piawai Bangun Komunikasi ,Dialog Dengan Pendemo Berlangsung Damai

Lintas Sumut | Pematangsiantar 

Ketua DPRD Pematangsiantar Timbul M Lingga piawai berkomunikasi dengan para pendemo, sehingga dialog yang berlangsung di halaman gedung dewan, Senin (1/9/2025) berlangsung damai dan mencapai kesepakatan.

Kehadiran pengunjuk rasa di gedung dewan langsung mendapat respon Ketua DPRD Pematangsiantar Timbul M Lingga yang langsung menemui para mahasiswa dan kelompok masyarakat lainnya.

Aspirasi yang disampaikan pengunjuk rasa yang terdiri dari mahasiswa Cipayung Plus dan komunitas ojek online,bahkan langsung ditanggapi cepat oleh politisi PDIP itu, dengan mengajak perwakilan mahasiswa untuk berangkat bersama-sama ke Jakarta menyampaikan nota kesepakatan terkait aspirasi yang disampaikan.

” Mari sama-sama kita antarkan ke Jakarta kesepakatan yang sudah dibuat, siapa nanti perwakilan adik-adik Cipayung Plus ditentukan saja”, sebut Timbul.

Baca Juga :  Perkuat Budaya Continuous Improvement, BNCT Gelar Lean Training 2026 demi Wujudkan Operasional Unggul

Pernyataan Timbul yang memasuki periode kedua sebagai Ketua DPRD Pematangsiantar itu sontak membuat para mahasiswa mereda dan berdialog dengan tertib duduk di halaman gedung kantor dewan.

Timbull menyampaikan bahwa selaku Ketua DPRD, menyepakati tuntutan mahasiswa dan akan mengawal aspirasi yang sudah disepakati.

Masyarakat yang melihat aksi berani Ketua DPRD Pematangsiantar itu mengapresiasi dan memuji sikapnya yang tidak sembunyi atau menghindari para mahasiswa.

” Benar-benar wakil rakyat berani menemui langsung mahasiswa ,duduk di aspal lagi,padahal di daerah lain pejabatnya banyak yang sembunyi takut dengan mahasiswa”, ujar seorang warga yang ditemui di depan. gedung DPRD Pematangsiantar.

Baca Juga :  Kejati Sultra Tetapkan Sekda sebagai Tersangka Korupsi Mamin, Kerugian Negara Rp4,23 Miliar

Aksi unjuk rasa mahasiswa Cipayung Plus bersama dengan Koalisi Masyarakat Sipil termasuk Komunitas Ojek Online ke DPRD Pematangsiantar mendapat pengawalan ketat oleh aparat Polres Pematangsiantar.

Ada pun tuntutan mahasiswa adalah meminta DPRD Pematangsiantar menolak dan membatalkan tunjangan mewah Anggota DPR RI, menghentikan tindakan represif aparat, mensahkan UU Perampasan Aset, serta reformasi Polri secara menyeluruh.

Terkait tuntutan yang disampaikan Ketua DPRD Timbul M Lingga menyampaikan semua tuntutan disepakati dan ikut menandatangani tuntutan mahasiswa.

“ Kota Pematangsiantar adalah kota toleran di Indonesia, maka kita harus menjagany agar damai dan tentram,” harap Timbul.(IC)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar