oleh

Imigrasi Tanjung Perak Surabaya Lakukan Studi Tiru ke Kantor Imigrasi Sibolga

-BERITA-2,029 views

LINTAS SUMUT | Sibolga

Kantor Imigrasi Sibolga berhasil melakukan penangkapan tujuh warga francis tanggal 11 febuari yang lalu terdiri dari 4 wanita dan 3 pria.

Sejak kejadian itu, Kantor Imigrasi Tanjung Perak Surabaya melirik kinerja dan mendatangi kantor Imigrasi Sibolga untuk melakukan studi tiru perihal pendeportasian tersebut. diruangan aula Imigrasi Sibolga, Kamis (23/02/2023)

p0

Hal ini dibuktikan dengan hadirnya Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Perak Surabaya beserta tim di Kantor Imigrasi Sibolga untuk melihat langsung dan melakukan studi tiru perihal kegiatan kinerja pendeportasian tersebut.

Seperti yang diketahui Imigrasi Sibolga berhasil melaksanakan kegiatan deportasi 7 (tujuh) orang Warga Negara Prancis yang overstay bersama-sama dengan anggota Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah lewat operasi gabungan di Pelabuhan Pelindo pada saat 11 Februari 2023 yang lalu dan dipimpin langsung Kepala Kantor Imigrasi Sibolga Saroha Manullang.

Hal ini menjadi perhatian Kantor Imigrasi Tanjung Perak sehingga memutuskan untuk melakukan studi tiru terkait Pengawasan Keberangkatan terhadap Awak Kapal atau Penumpang (Kapal Yacht) yang over stay di Indonesia.

“Kegiatan pendeportasian yang dilakukan Kantor Imigrasi Sibolga dengan cara mendeportasi WNA menggunakan alat angkutnya merupakan kasus yang menarik untuk dipelajari” Ujar Verico Sandi Kepala Imigrasi Tanjung Perak saat melakukan studi di Imigrasi Sibolga.

Baca Juga :  Pelindo Regional 1 Gelar General Manager Upskilling Program untuk Perkuat Fundamental Bisnis

Kabag Penindakan Keimigrasian Sibolga, Amirul Umam memaparkan kronologi tahapan dan SOP dari pendeportasian penangkapan ketujuh warga francis (WNA) yang lalu.

“Pengamanan mereka bermula dari laporan kepada petugas kita di UKK Gunungsitoli,”kata Amirul.

Kegiatan inipun terlihat terlaksana dengan baik berkat kolaborasi yg harmonis dan humanis yg selama ini terjalin dengan baik seperti yang selalu ditekankan Kepala Kantor terhadap seluruh jajaran di 12 Kota Kabupaten dilingkup wilayah kerja Imigrasi Sibolga

“Pendeportasian WNA Prancis dengan menggunakan alat angkutnya yakni Kapal Yacht merupakan yang pertama dilakukan oleh Imigrasi Sibolga semenjak kantor ini berdiri dan mungkin juga di Wilayah Indonesia” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut pihak Kantor Imigrasi Tanjung Perak yang diwakili oleh Kepala Kantor Verico Sandi, Kepala Seksi Lantaskim Deny Haryadi beserta beberapa orang pegawai.

Kepala Seksi Lantaskim Kantor Imigrasi Tanjung Perak Deny Haryadi pada kegiatan studi tiru tersebut mengapresiasi kegiatan pendeportasian yang dilakukan oleh Kantor Imigrasi Sibolga.

“Kegiatan ini tentunya merupakan suatu tantangan bagi Imigrasi Sibolga dikarenakan harus melakukan deportasi kepada WNA yang menaiki alat angkut tetapi memiliki izin tinggal yang overstay” jelas Deny.

Baca Juga :  Arus Peti Kemas Belawan Tumbuh 5%, Sinyal Positif Ekonomi Sumatera Utara

“Tentu kami ingin mau belajar kepada Imigrasi Sibolga terkait bagaimana penanganan terhadap kejadian seperti itu agar kami memiliki bekal apabila ada kejadian yang sama terjadi di tempat kami,” tambahnya.

Diakhir kegiatan itu, Kantor Imigrasi Tanjung Perak yang diwakili oleh Kasi Lantaskim, Deny Haryadi, meyerahkan cenderamata kepada Kasi Lalintalkim Imigrasi Sibolga, Henrikus Mustiko Jati, sebagai perwakilan Imigrasi Sibolga sebagai tanda ucapan terima kasih atas penerimaan studi tiru Kantor Imigrasi Tanjung Perak.

Kegiatan ini berlangsung dalam situasi yang hangat serta berjalan dengan lancar.

Turut serta dalam kegiatan pendampingan studi tiru tersebut adalah para Petugas yang langsung terlibat dalam Pendeportasian beberapa waktu yang lalu diantaranya Kasubag TU Bisuk Silaban, Kasi Lalintalkim Henrikus Mustiko Jati, Kasi Tikim Ryanto Napitupulu, Kepala Kepegawaian Widya CF Togatorop beserta pejabat struktural dan pegawai di lingkungan Imigrasi Sibolga.(ded)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar