oleh

Dinilai Tak Perduli Kualitas Proyek, APH diminta periksa Plt. Kadis Pertanian

Lintas Sumut | Asahan –

Pembangunan Irigasi Tersier sepanjang 180 meter di Desa Silaumalaha Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun disoal petani.

Pasalnya pekerjaan yang menjadi jantung petani terlihat asal jadi tanpa memikirkan kualitas, Senin (29/12/25).

“Kami kesal melihat pekerjaan irigasi ini, kami khawatir kualitas proyek tersebut tak seperti yang diharapkan, selain pekerjaan yang tergesa-gesa, irigasi juga dibangun tanpa pengawasan”, ungkap warga petani.

Ditambahkannya, pembangunan lenong tersebut tanpa menggunakan pondasi bambu untuk menahan tekanan sehingga tidak kuat serta campuran semen diduga tidak sesuai spesifikasi kerja (K200)

Baca Juga :  Kehadiran Anggito DPRD 27 Orang Sidang Paripurna Hari Jadi Kabupaten Simalungun ke 193 Mendapat Kritikan Keras Dari Ketua PMS H• Burhan Saragih

Sementara pengakuan masyarakat kepada kru media ini telah berulang kali menegur kontraktor agar memperhatikan kualitas pembangunan  irigasi namun tidak digubris.

Bahkan mereka di intervensi oknum yang mengaku dari kesatuan Brimob bermarga Sibarani.

Masyarakat petani Silaumalaha minta Bupati Simalungun, H. Anton Saragih sesegera mungkin mengevaluasi Pejabat Pembuat Komitmen(PPK) dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian yang diduga ada persekongkolan jahat dengan kontraktor yang mengerjakan proyek.

Baca Juga :  Ahmad Fauzi, Tokoh Pemuda Pansus P3K DPRD Simalungun Habiskan Anggaran , Tidak Ada Kejelasan

Warga menuding adanya persekongkolan jahat antara kontraktor dan petinggi dinas pertanian.

“Dulu mereka janji akan memperbaiki lantai drainase yang hancur, akan tetapi hingga saat ini janji tersebut tak kunjung terealisasi”, ungkap warga. (Ilham)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar