oleh

Dana BOS SMAN 3 Sibolga Tahun 2024 Jadi Sorotan, Diduga Terjadi Mark-Up Anggaran

LINTASSUMUT.COM, SIBOLGA | Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2024 di SMAN 3 Sibolga kini menjadi sorotan publik.

Berdasarkan data yang diperoleh dari sumber terpercaya, terdapat dugaan mark-up anggaran pada sejumlah komponen belanja. Kepala Sekolah SMAN 3 Sibolga, Ida Wati Siregar, disebut-sebut sebagai pihak yang bertanggung jawab atas dugaan penyimpangan ini. Kamis (17/7/2025).

Berikut rincian data Dana BOS Tahun 2024, yang bersumber dari dokumen resmi tahap pencairan pertama dan kedua:

Tahap 1 (Tahun Anggaran 2024)

Jumlah siswa penerima: 911

Tanggal pencairan: 18 Januari 2024

Total dana: Rp 716.918.587

Rincian penggunaan dana:

Penerimaan Peserta Didik Baru: Rp 13.725.000

Pengembangan Perpustakaan dan/atau Layanan Pojok Baca: Rp 48.360.000

Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran dan Bermain: Rp 12.790.000

Pelaksanaan Kegiatan Evaluasi/Asesmen Pembelajaran dan Bermain: Rp 0

Pelaksanaan Administrasi Kegiatan Satuan Pendidikan: Rp 195.647.000

Pengembangan Profesi Pendidik dan Tenaga Kependidikan: Rp 0

Baca Juga :  Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Apresiasi Upaya Polres Asahan Cegah Peredaran Narkoba

Langganan Daya dan Jasa: Rp 19.985.087

Pemeliharaan Sarana dan Prasarana: Rp 256.811.500

Penyediaan Alat Multimedia Pembelajaran: Rp 55.000.000

Pembayaran Honor: Rp 0

Penyelenggaraan Uji Kompetensi atau Sertifikasi: Rp 0

Pembayaran Honor (lainnya): Rp 114.600.000

Tahap 2 (Tahun Anggaran 2024)

Jumlah siswa penerima: 911

Tanggal pencairan: 12 Agustus 2024

Total dana: Rp 757.299.648

Rincian penggunaan dana:

Penerimaan Peserta Didik Baru: Rp 7.200.000

Pengembangan Perpustakaan dan/atau Layanan Pojok Baca: Rp 274.021.200

Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran dan Bermain: Rp 10.610.000

Pelaksanaan Kegiatan Evaluasi/Asesmen Pembelajaran dan Bermain: Rp 19.280.000

Pelaksanaan Administrasi Kegiatan Satuan Pendidikan: Rp 193.981.800

Pengembangan Profesi Pendidik dan Tenaga Kependidikan: Rp 20.680.000

Langganan Daya dan Jasa: Rp 21.990.148

Pemeliharaan Sarana dan Prasarana: Rp 94.936.500

Penyediaan Alat Multimedia Pembelajaran: Rp 0

Pembayaran Honor: Rp 0

Penyelenggaraan Uji Kompetensi atau Sertifikasi: Rp 0

Pembayaran Honor (lainnya): Rp 114.600.000

Baca Juga :  Polres Sibolga dan Kodim 0211/TT Perketat Patroli Saat Blackout, Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Dipertanyakan Publik

Sejumlah pihak mempertanyakan kejanggalan beberapa pos anggaran, seperti biaya pengembangan perpustakaan tahap 2 yang mencapai lebih dari Rp 274 juta, serta pelaksanaan administrasi kegiatan yang menembus angka hampir Rp 200 juta per tahap. Selain itu, pos pembayaran honor (lainnya) sebesar Rp 114 juta di kedua tahap juga memicu tanda tanya, karena belum ada kejelasan penerima dan bentuk kegiatannya.

Menurut sumber yang enggan disebutkan namanya, dugaan mark-up dilakukan untuk memperkaya diri oknum di lingkup sekolah, dengan memanfaatkan celah administrasi dalam laporan pertanggungjawaban.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Sekolah Ida Wati Siregar saat dikonfirmasi pada, Selasa (15/07/2025) belum ada tanggapan atau memberikan keterangan resmi atau terkait dugaan penyimpangan penggunaan dana BOS tersebut.(dp)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
100 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar