oleh

Bupati Tapteng Hadiri Penyerahan LHP BPK, Tegaskan Komitmen Tuntaskan TBC

LINTASSUMUT.COM, MEDAN |

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, SH, MH, menghadiri kegiatan Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Semester II Tahun 2025, yang berlangsung di Auditorium BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol Nomor 22 Medan, Kamis (29/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Masinton Pasaribu menyampaikan bahwa penyerahan LHP kinerja BPK RI terkait efektivitas upaya penuntasan Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Tapanuli Tengah merupakan agenda yang sangat penting dan strategis bagi pemerintah daerah.

“Pemeriksaan kinerja ini menjadi perhatian serius bagi kami bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hasil audit ini akan menjadi acuan untuk melihat sejauh mana indikator capaian kinerja yang telah dicapai dan apa saja yang perlu diperbaiki,” ujar Bupati.

Masinton menjelaskan, Tuberkulosis masih menjadi tantangan serius dalam pembangunan kesehatan, tidak hanya secara nasional, tetapi juga di daerah. Menurutnya, TBC bukan sekadar persoalan medis, melainkan persoalan multidimensi yang berkaitan dengan kondisi sosial, ekonomi, lingkungan, perilaku masyarakat, serta efektivitas tata kelola pemerintahan dan kolaborasi lintas sektor.

Ia menegaskan bahwa hasil Pemeriksaan Kinerja BPK RI harus dimaknai sebagai cermin objektif untuk mengevaluasi upaya yang telah dilakukan, sekaligus menjadi dasar perbaikan berkelanjutan. BPK RI dalam temuannya menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah belum sepenuhnya memiliki kebijakan dan regulasi penuntasan TBC yang lengkap, selaras, dan terintegrasi dengan dokumen perencanaan serta peraturan perundang-undangan.

Baca Juga :  Delapan Polsek Yang Mengalami Perubahan Nama di Wilayah Polres Simakungun

Selain itu, promosi kesehatan, koordinasi lintas sektor, serta pelibatan masyarakat dan pemangku kepentingan dinilai masih belum optimal.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Masinton Pasaribu juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Auditor Kinerja BPK RI yang telah melaksanakan pemeriksaan selama kurang lebih 50 hari kerja hingga seluruh rangkaian pemeriksaan dapat diselesaikan dengan baik.

“Rekomendasi yang disampaikan BPK RI menjadi masukan yang sangat berharga bagi kami untuk melakukan pembenahan dan penguatan kebijakan ke depan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa penanggulangan TBC tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Keberhasilan program sangat ditentukan oleh komitmen bersama, kolaborasi lintas sektor, serta partisipasi aktif masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah berkomitmen untuk hadir secara nyata, memperkuat kebijakan, memperbaiki tata kelola, dan memastikan setiap rekomendasi BPK RI ditindaklanjuti demi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Dugaan Gudang Solar Ilegal Menguat, Kasat Reskrim Sibolga Tak Beri Jawaban

Melalui Rencana Aksi Tindak Lanjut yang disusun, Masinton berharap penanganan TBC di Kabupaten Tapanuli Tengah ke depan menjadi lebih terarah, terukur, efektif, dan memberikan hasil nyata, serta menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Kegiatan ini dirangkai dengan penandatanganan Berita Acara Laporan Hasil Pemeriksaan Semester II Tahun 2025 oleh Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, SH, MH dan Wakil Ketua DPRD Tapteng, Disman Sihombing, disaksikan Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Sumatera Utara, Paula Henry Simatupang, S.E., M.Si., Ak., CA, CFrA, CPA (Aust), CSFA, ACPA, GRCP, GRCA, ERMAP.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Tim Auditor Kinerja BPK RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Inspektur Kabupaten Tapanuli Tengah Mus Mulyadi Malau, S.Sos., MAP, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah Lisnawati Panjaitan, SKep., Ns., MKes., AKK, serta sejumlah pejabat terkait lainnya. (ded)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar