oleh

Aktivis Antikorupsi Mendatangi Mapolda Sumut Meminta Perlindungan Kepolisian

Lintassumut | Medan. –

Seorang aktivis antikorupsi bernama Fakhrurozi, yang dianiaya orang tidak dikenal (OTK) di Kabupaten Sergai, Sabtu (6/2/2021) mendatangi Mapolda Sumut, di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Sumatera Utara, sambil memegang botol infus.

Ia kabur dari rumah sakit untuk meminta perlindungan kepada pihak kepolisian. Sebab, di rumah sakit pun dia dicari pihak yang menganiaya beberapa waktu lalu.

Hal ini dijelaskan Fakhrurozi, saya datang ke Mapolda Sumut meminta perlindungan, pengamanan atas kenyamanan dan keselamatan. Sebab, keberadaan saya dirumah sakit pun dicari-cari kelompok orang tidak dikenal (OTK), “katanya Fakhrurozi.

Baca Juga :  Wabup Tapteng Lantik Dewan Hakim MTQ ke-51, Tekankan Integritas dan Objektivitas Penilaian

Seperti diberitakan, Fakhrurozi seorang aktivis antikorupsi mendapatkan penganiayaan dari orang tak dikenal, Kamis (04/01/2021) sekira pukul 00.30 Wib, di salah satu warung kopi RTWOD Perbaungan, Sergai.

Fakhrurozi, mengatakan kejadian penganiayaan yang diterimanya ketika itu sedang minum kopi bersama temannya di warung. Tak lama, datanglah seorang berbadan tegap menanyakan nama saya, “Kau yang namanya Rozi, saya jawab iya, “ungkap Rozi.

Baca Juga :  Kegagalan Menata Kota? Kelompok Cipayung Soroti Persoalan Infrastruktur di Pematangsiantar

Kemudian pria berbadan tegap tersebut, yang diketahui bernama Fadly, menyatakan jika dirinya banyak masalah terhadap mereka. “Banyak masalah kau sama aku, begitu kata dua orang itu,”.

Lalu, tak lama datanglah dua orang diantaranya pengurus DPD KNPI Sumut yang menghampiri saya. Awalnya saya bilang duduklah dulu, kemudian mereka langsung memukul saya di bagian hidung dan mulut hingga hidung saya berdarah.(R12)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar