oleh

Sungai Perbangsian Manduamas Makan 2 Korban Jiwa

Lintas Sumut | Tapanuli Tengah –

Sungai Perbangsian di dusun II Desa Saragih, Kec. Manduamas, Kab. Tapanuli Tengah yang biasa dijadikan tempat pemandian para remaja kini menelan 2 korban jiwa sekaligus, pada (23/6) sekira Jam 17.00 Wib.

Heryansyah Silitonga (33) warga Kel. PO.Manduamas Kec. Manduamas Kab.Tapteng dan Yoki Telaumbanua (11) warga Dusun II Desa Saragih Kec. Manduamas Kab. Tapteng tewas diterjang arus sungai tersebut.

Kapolres Tapteng AKBP Nicolas Dedy Arifianto melalui Paur Subbag Humas Ipda JS Sinurat kepada wartawan, Rabu (24/6), membenarkan peristiwa itu.

Diceritakannya, awalnya personil Polsek Manduamas mendapat informasi dari Kepala Desa Saragih Ashwin Tumanggor mengatakan ada Pria tenggelam di bendungan sungai Perbangsian. Selanjutnya, 8 personil Polsek Manduamas langsung menuju ke lokasi tersebut.

Baca Juga :  Korban Penganiayaan Jadi Terdakwa, Kuasa Hukum Amri Lubis Bongkar Kejanggalan Kasus di PN Sibolga

Menurut keterangan saksi, Nortan Meha dan Reymond Meha, awalnya kedua saksi sedang duduk dikedai dekat lokasi. Kemudian mendengar suara perempuan minta tolong dengan mengatakan. “Tolong tolong ada yang tenggelam lalu mendengar suara tersebut, keduanya langsung ke lokasi dan menemukan leher korban Yoki tersangkut dibagian pintu air.

Sedangkan korban Heryansyah dengan posisi duduk kedua tangan melambai dengan posisi kepalanya sudah berada di dalam air namun kedua kakinya tersangkut di pintu air.

Melihat kondisi itu, Reymon berusaha menolong dengan turun ke air, namun Reymon hampir juga ikut tenggelam. Lalu warga lain membuka pintu air dengan memutar kunci pintu air tersebut hingga pintu air terangkat ke atas.

Baca Juga :  Pascabencana, Bupati Tapteng Tegaskan Pembangunan Berbasis Mitigasi Bencana

Kemudian kedua korban di angkat ke atas dan dilakukan pertolongan pertama dengan menekan dada korban namun tidak berhasil dilakukan. Korban Yoki langsung dibawa ke rumah keluarganya. Sedangkan Heryansyah dilarikan ke Puskesmas Saragih dilakukan pemeriksaan oleh namun disayangkan kabarnya kedua korban sudah tidak bernyawa lagi.

“Benar korbannya ada 2 orang, awalnya anak umur 11 tahun itu yang hanyut terikat kaki nya, lalu Heryansyah berniat menolong namun ikut tenggelam akibat kedua kakinya juga tersangkut benda di dalam air”, ujarnya. (Dedi)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar