oleh

Diduga  Kurangnya Pengawasan Dari Manajemen PTPN IV Unit Marihat Vendor Leluasa Melakukan Penyimpangan

Lintas Sumut |Simalungun 

 

Peremajaan Tanaman Ulang kelapa sawit atau yang biasa disebut Relanting saat ini sedang berlangsung di PTPN IV Tahun 2022 bernilai ratusan miliar khususnya di Afdeling V kebun Marihat Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatra Utara, berbagai kecurangan.

 

Berdesarkan penelusuran awak media,Rabu 28/9/2022) di afdeling V terlihat pengerjaan pohon sawit baru di lahan 205 hektar, yang dikerjakan oleh perusahaan rekanan (Vendor) H Budi Tampa menerapkan sistem Land Clearing (pembersihan areal tananam ) terlihat fungsi pengawasan yang dilakukan oleh manajemen kebun Marihat tidak berjalan semana mestinya, sehingga vendor leluasa melakukan kecurangan tidak sesuai Syarat Syarat teknis (RKS).

Pihak kebun unit Marihat bertugas sebagai pengawas pekerjaan Diduga bersekongkol melakukan terhadap penyimpangan -penyinpangan yang dilakukan oleh pihak vendor/rekanan dan meleceng dari kerangka Acuan Kerja (KAK) isi perjanjian kontrak.

Baca Juga :  Kabar Gembira bagi Warga Sumatera Utara yang Ingin Menjadi Abdi Negara TELAH DIBUKA PENERIMAAN BINTARA PK TNI AD GELOMBANG I TA 2027″Gratis Tanpa di Pungut Biaya

Akibat penyimpangan yang dilakukan vendor, PTPN IV yang merupakan perusahaan milik negara (BUMN) akan mengalami kerugian akibat kecurangan.

Menurut ketentuan dan peraturan tentang Perkebunan Kelapa Sawit yang menjadi pedoman dalam proyek replanting, chipping yang berserakan itu semestinya menjadi tanggung jawab perusahaan vendor. Namun walaupun sudah berulang kali diperingati, perusahaan vendor milik H Budi, justru membiarkannya.

“replanting di Afdeling V dan VI punya H Budi. Sisa cincangan pohon sawit lama, harusnya dibersihkan itu bang. Kan sudah kami bilang ke mereka, bersihkan dulu setelah itu baru ditanam. Menurut ketentuan, chippingan itu harus dibuang dulu. Bolak-balik ku bilang sama Koordinator Lapangan (Korlap)nya si Pandi. Si Desi, pengawasnya dari H Budi pun sudah ku peringati. Tapi ya begitulah kondisinya”, sebut seorang karyawan PTPN IV Unit Kebun Marihat, yang minta namanya tidak disebutkan.

Baca Juga :  Big Bass Bonanza слот - RTP 96,71% і максимальний виграш до ×2 100

Manajer Unit Kebun Marihat, Bernad Purba, melalui pesan WhatsApp menyebutkan, pihaknya akan membersihkan chippingan pada saat pengerjaan garuk piringan di areal Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) 1.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar