Ibu kedua bocah tersebut mencoba menceritakan, kisah penemuan jasad kedua naknya, namun ia tak sanggup berkata-kata.
“Aku enggak nyangka dia itu setega itu,” ujar Fathuljanah.
Pengakuannya, dirinya pernah dua kali hendak dibunuh oleh suaminya.
“Aku pernah ingin dibunuhnya dua kali, yakni saat di Delitua dan di sekitar sini,” ungkap Fathuljanah, Senin (22/6).
Sementara percobaan kedua terjadi beberapa bulan lalu.
“Pas di belakang rumah ini (ada rumah dekat rumah orangtuanya), aku dicekiknya, dikiranya aku mati, datang lagi dia. Pokoknya, muka saya sudah biru-biru, mata saya ini sudah berdarah. Ini enggak nampak lagi putihnya lagi ya kan, enggak bisa jalan, enggak bisa ke mana-mana. Keluarga pun sempat ingin melaporkan ke polisi,” ujarnya. (MS)









Komentar