oleh

Kabut Menyelimuti Tapteng, Dinkes Gerak Cepat Siagakan Puskesmas dan Bagikan Masker

Lintassumut.com, Tapteng | Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) bergerak cepat mengantisipasi potensi dampak kabut yang menyelimuti wilayah Tapteng, serta kemungkinan paparan abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Sinabung dan Gunung Anak Krakatau.

Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut Surat Edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor KL.01.02/A/17765/2026 tentang Kesiapsiagaan dan Perlindungan Kesehatan Masyarakat terhadap Dampak Erupsi dan Sebaran Abu Vulkanik.

Menindaklanjuti surat edaran tersebut, Dinkes Tapteng menginstruksikan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) se-Kabupaten Tapanuli Tengah untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta membagikan masker secara gratis kepada masyarakat.

Upaya ini dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat penurunan kualitas udara maupun paparan abu vulkanik. Kondisi tersebut dapat memicu gangguan pernapasan, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi mata, hingga gangguan pada kulit.

Baca Juga :  Poyek Non Tender Semua Aspirasi DPRD, Merampas Hak Pengusaha Jasa Kontruksi Golangan Kecil

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah, Lisnawati Panjaitan, S.Kep.Ns., M.Kes., AKK, mengatakan pembagian masker merupakan bentuk respons cepat sekaligus perlindungan dini bagi masyarakat.

“Sebagai bentuk komitmen dan respons cepat terhadap surat edaran Kemenkes, kami telah menginstruksikan seluruh Kepala Puskesmas di Kabupaten Tapanuli Tengah untuk membagikan masker secara gratis kepada warga serta turun memberikan edukasi langsung mengenai perlindungan diri dari dampak abu vulkanik,” ujar Lisnawati. Salasa (08/09/2026)

Selain membagikan masker di tempat umum dan sejumlah titik keramaian, Dinkes Tapteng juga memastikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan berada dalam kondisi siaga.

Kesiapsiagaan tersebut dilakukan dengan memastikan ketersediaan masker, tabung oksigen, serta obat-obatan esensial untuk menangani keluhan gangguan pernapasan maupun iritasi mata.

Dinkes juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Jika harus beraktivitas di luar ruangan, warga diminta menggunakan masker yang menutup hidung dan mulut dengan baik, memakai kacamata pelindung, serta mengenakan pakaian berlengan panjang.

Baca Juga :  Warga Resah Dugaan Narkoba di Sarudik, Kapolres Tapteng Didesak Turun Tangan

Perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan, seperti bayi, anak-anak, lanjut usia (lansia), ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki penyakit kronis, termasuk asma dan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK).

Lisnawati mengimbau masyarakat agar tidak panik, tetapi tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan petugas kesehatan.

“Kami mengimbau warga untuk tidak panik, namun tetap waspada. Apabila mengalami gejala seperti batuk terus-menerus, sesak napas, mata perih, atau gangguan kesehatan lainnya, segera kunjungi Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat,” pungkasnya. (Ded)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar