oleh

Bantuan APD Pemprovsu Diterima Pjs Wali Kota T.Balai : Protokol Kesehatan Wajib Dilaksanakan Guna Mencegah Penyebaran Covid-19

LINTAS SUMUT |TANJUNGBALAI

Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungbalai mendapat bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Bantuan yang diterima diserahkan secara simbolis oleh Pjs Wali Kota Tanjung Balai Ismael P Sinaga, kepada seluruh camat Se Kota Tanjungbalai di Pendopo rumah dinas Wali Kota Tanjung Balai,, Minggu (4/10/2020)

Bantuan APD yang diterima berupa masker nonmedis, cuci tangan portabel, sabun cuci tangan cair, face shield, hand sanitizer, dan disinfektan.

Dalam kegiatan penyerahan bantuan tersebut juga dilaksanakan sosialisasi dengan menghadirkan narasumber Hermansyah yang juga Ketua PWI Sumatera Utara.” Kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 bagi seluruh OPD yang hadir “, Terang Pjs Wali Kota Tanjung Balai Ismael P Sinaga

Pjs Wali Kota Tanjungbalai Ismael P Sinaga, menyampaikan sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan Pemprovsu kepada Pemkot Tanjung Balai. “Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat digunakan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Tanjungbalai,” Ucap Pjs Wali Kota Ismael P Sinaga.

Baca Juga :  Kegiatan Expo Yang Digelar SMK Negeri 1 Raya dan Pelepasan 271 Siswa Sukses Tanpa Ada Pungutan

Selanjutnya, Ismael P Sinaga juga mengajak dan meminta kepada para camat agar sama-sama untuk mencegah penyebaran Covid-19, dan dapat mendistribusikan bantuan terbatas tersebut tepat sasaran penyalurannya, seperti bagi penjaga warung yang sadar akan bahaya covid-19, Sebutnya.

Beliau menegaskan, seluruh jajaran camat harus menjadi contoh bagi masyarakat, dan harus bisa mengendalikan keramaian.” Ingatkan protokol kesehatan, bila perlu bubarkan jika ditemui masyarakat yang tidak patuh,” Tukas Pjs Wali Kota Tanjung Balai Ismael P Sinaga.

Sementara itu, Ketua PWI Sumut, Hermansyah dengan materinya “Komunikasi Massa” memaparkan, dalam penyebaran covid-19, Kota Tanjungbalai berada pada posisi zona hijau, ini pantas kita syukuri. Namun jangan lengah, karena tingginya populasi penduduk yang padat di Kota Tanjungbalai, sangat rentan dengan penyebaran Covid-19.

Baca Juga :  Pemkab Tapteng Terima Aksi AMPM, Tegaskan Penyaluran Bantuan Harus Tepat Sasaran

“Ini Artinya di manapun kita berada covid-19 tetap ada. Berikan pengertian kepada masyarakat bahwa penyakit ini sudah di depan pintu. Dikatakannya, untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, adalah dengan isolasi mandiri dan melaksanakan perubahan perilaku baru, 3 M yakni memakai masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak, ini harus menjadi suatu kebutuhan bagi kita,” sebut Hermansyah

Covid-19 bukan wabah yang harus ditakuti, bila ada orang terdampak maka hendaknya harus diketahui publik, supaya menimbulkan kesadaran bagi masyarakat untuk bisa melaksanakan protokol Covid-19, dan ini bukan hal yang memalukan,” pungkas Hermansyah.

Acara tersebut juga dihadiri Sekdako Tanjungbalai Yusmada, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungbalai M Ridwan Parinduri, para Camat se-Kota Tanjungbalai, Para OPD serta Insan Pers dari PWI Kota Tanjungbalai.(Roby)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar