oleh

Warga Resah Dugaan Narkoba di Sarudik, Kapolres Tapteng Didesak Turun Tangan

Lintassumut.com,Tapteng | Dugaan maraknya peredaran narkoba di Kelurahan Sarudik, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), khususnya Lingkungan III dan kawasan persawahan, mendapat sorotan dari masyarakat.

Anto Silalahi seorang tokoh masyarakat yang juga mengaku memiliki keluarga di wilayah tersebut meminta aparat penegak hukum, khususnya Polres Tapanuli Tengah, meningkatkan pengawasan dan mengambil tindakan tegas terhadap jaringan peredaran narkoba.

Menurutnya, persoalan narkoba tidak hanya mengancam masa depan generasi muda, tetapi juga berpotensi mengganggu keamanan, ketertiban dan kehidupan sosial masyarakat.

“Saya pribadi meminta aparat penegak hukum meningkatkan pengawasan dan mengambil tindakan tegas terhadap jaringan peredaran narkoba, khususnya di Kelurahan Sarudik Lingkungan III. Kalau perlu, dilakukan razia secara rutin di wilayah tersebut,” ujar Anto yang juga selaku ketua HNSI Tapteng. Sabtu (22/08/2026)

Pria yang disapa bung Anto itu mengaku banyak menerima keluhan dari masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkoba di wilayah tersebut. Kondisi itu, menurutnya, telah menimbulkan keresahan karena dikhawatirkan semakin banyak generasi muda menjadi korban penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga :  Bupati Masinton: Semangat Kemerdekaan Jadi Momentum Bangkitkan Tapanuli Tengah Pascabencana

“Family saya banyak di sana, adik-adik dan orang tua saya juga di sana. Mereka mengeluhkan keberadaan narkoba ini. Kita jangan biarkan Sarudik menjadi tempat berkembangnya narkoba. Kasihan keluarga-keluarga, banyak rumah tangga yang rusak dan anak-anak muda yang menjadi korban,” katanya dengan kesal.

Pria yang vokal menyuara ilegal fhising itu juga mengungkapkan bahwa dirinya sebelumnya pernah menyampaikan informasi mengenai dugaan peredaran narkoba kepada Kapolres Tapteng melalui komunikasi telepon dan WhatsApp.

Menurutnya, informasi tersebut mendapat respons dari kepolisian. Namun, ia menilai penindakan yang dilakukan sejauh ini belum menyelesaikan persoalan karena dugaan peredaran narkoba masih merajalela terjadi.

“Alhamdulillah ada respons. Tetapi yang ditangkap itu bukan yang saya maksud. Buktinya sampai sekarang masih banyak dan semakin marak lagi. Kalau persoalan ini tidak ditindak tegas, saya khawatir akan terus berlanjut,” ungkapnya.

Ia meminta pihak kepolisian Resort Tapanuli Tengah (Tapteng) tidak hanya melakukan penindakan setelah adanya laporan, tetapi juga meningkatkan patroli dan pengawasan di lokasi-lokasi yang diduga menjadi titik peredaran narkoba.

Baca Juga :  Bupati Simalungun Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Simak Pidato Presiden RI

“Harapan saya kepada bapak Kapolres Tapteng, Muhammad Alan Haikel SIK. kalau bisa sapu bersih sampai ke bandar-bandar narkobanya, khususnya di wilayah Sarudik, Lingkungan III, terutama daerah persawahan,” tegasnya.

Selain meminta tindakan aparat, ia juga mengajak masyarakat untuk tidak takut melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba.

Menurutnya, pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, tokoh masyarakat, pemuda hingga aparat penegak hukum.

“Jangan takut melaporkan. Peran keluarga, tokoh masyarakat, pemuda dan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Mari selamatkan generasi muda dan ciptakan lingkungan yang aman, sehat dan bebas dari narkoba,” pungkasnya.(dp)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar