LINTAS SUMUT | TANJUNGBALAI
Sepanjang badan jalan DI. Panjaitan, Kota Tanjungbalai tepatnya didepan Gang. Andak Pase, hingga menuju jalan Pintu Air 3 atau lebih kurang sekitar dua Kilometer, rusak parah dan berlobang-lobang sehingga meresahkan warga dan masyarakat sekitar serta pengendara kendaraan yang berlalu lintas di jalan tersebut.
Jalan yang rusak tersebut terletak dilingkungan II dan III Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Sei. Tualang Raso Kota Tanjungbalai adalah akses jalan penghubung menuju jalan Air Joman Baru Desa Air Joman Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan
” Kita warga masyarakat baik itu pedagang, Pengguna kendaraan maupun warga sekitar merasa resah, karena akses jalan adalah jalan utama, penghubung Kota Tanjung Balai ke Kabupaten Asahan, selain itu, jalan tersebut juga akses viral bagi masyarakat baik keseharian aktifitas maupun sebagai jalan untuk perdagangan.
Masyarakat sekitar S Nasution dan Sayuti, Jumat (10/7)mengaku, jalan DI Panjaitan tersebut memang pernah diaspal / Hotmix pada masa kepemipinan walikota (Alm) Dr Sutrisno Hadi, namun seiring waktu jalan tersebut tidak pernah lagi dj aspal, apalagi mobil yang melintas juga ada bertonase tinggi sehingga jalN tersebut banyak berlubang, Ucapnya.
Lanjutnya, warga sudah mulai resah dengan jalan tersebut, apa lagi akubat rusaknya jalan itu ada warga yang jatuh namun belum mengambil korban jiwa, Sebutnya.
” Kita berharap Pemerintah Kota Tanjung Balai segera melakukan perbaikan jalan sepanjang jalan DI Panjaiatan tersebut, ditambah lagi hujan, jalan tersebut, bagai kolam disana sini “, Jelas Kedua laki laki ini mengakhiri.

Disisi lain Kata S Nasution, turut mengatakan, selama Walikota kita ini, Jalan DI. Panjaitan. Mulai Gg. Andak Pase atau Gang. Pase menuju Pintu Air Tiga belum pernah diperbaiki dan anehnya tahun yang lalu didaerah ini ada 3 DPRD yang duduk atas dukungan masyarakat, tapi jalan rusak yang dilalui seperti tidak ada masalah serta seperti tutup mata, sehingga dua dari tiga anggota dewan tersebut tidak dipilih warga lagi. Ujarnya.
Terpisah warga sekitar lainnya yang enggan disebutkan namanya, menambahkan,” Kita warga merasa aneh, kenapa jalan DI. Panjaitan hanya diaspal sekitar kurang lebih 1 Km saja bukan sampai perbatasan antara Tanjung Balai dan Asahan,
” Jalan itu di Hotmix mulai simpang empat jalan DI. Panjaitan dan jalan Arteri menuju Gang Andak Pase Kelurahan Pasar Baru atau sekitar 1 Km, namun dari Gang Pase menuju Pintu Air 3 badan jalan tersebut rusak parah dan belum ada perbaikan, sehingga warga menduga ada anak tiri ada anak kandung “, Katanya ketus.
Sementara Kadis PU Kota Tanjungbalai Tety A Siregar, ST. MT saat akan dikonfirmasi, Tidak berhasi, menurut stafnya, tidak menyebut namanya, mengatakan, Ibu itu tidak masuk hari ini, Tukasnya.
(Ambon/Roby)








Komentar