oleh

PLTU Labuhan Angin di Tapteng Terbakar, Terdengar Suara Ledakan Hebat

-BERITA-3,055 views

LINTAS SUMUT. COM, TAPTENG | Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Labuhan Angin yang berlokasi di Desa Tapian Nauli I, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), mengalami kebakaran hebat pada Kamis (8/5/2025) malam. Insiden tersebut disertai suara ledakan yang mengejutkan warga sekitar.

PLTU yang telah beroperasi selama 15 tahun itu diketahui merupakan salah satu tulang punggung penyedia energi listrik untuk sistem interkoneksi Sumatera Bagian Utara (Sumbagut). Pembangkit ini diresmikan oleh Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, pada 28 Januari 2010, dan memiliki kapasitas terpasang sebesar 2 x 115 MW.

Menurut informasi awal, asap tebal mulai terlihat dari salah satu unit pembangkit sekitar pukul 21.00 wib, disusul suara ledakan keras yang diduga berasal dari area turbin atau sistem boiler. Petugas segera melakukan evakuasi dan berupaya memadamkan api dengan bantuan dari tim pemadam kebakaran daerah.

Baca Juga :  Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

“Ledakan terdengar cukup kuat dari arah pembangkit, lalu kami melihat kobaran api dan asap pekat,” ujar seorang warga yang tinggal tak jauh dari lokasi.

PLTU Labuhan Angin menggunakan batu bara sebagai bahan bakar utama, dengan konsumsi harian mencapai sekitar 3.000 ton. Pembangkit ini dilengkapi dengan teknologi Circulated Fluidized Bed Boiler (CFB) yang dirancang untuk mengendalikan emisi dan mengurangi dampak lingkungan.

Sementara itu, pihak dari PT PLN Indonesia Power, mengatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan tim teknis untuk melakukan investigasi. “Kami memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sistem kelistrikan saat ini dalam kondisi terkendali dan kami melakukan manuver sistem untuk menjaga pasokan tetap stabil,” ujarnya.

Baca Juga :  Peningkatan 9 Ruas Jalan Provinsi di Wilayah Kabupaten Simalungun Segera Dimulai

Akibat gangguan operasional ini, sejumlah wilayah di Sumatera Utara mengalami pemadaman bergilir. PLN menyatakan tengah mengalihkan pasokan dari pembangkit lain dan mengoptimalkan kapasitas cadangan.

PLTU Labuhan Angin dikelola oleh sejumlah entitas di bawah naungan PT PLN (Persero), termasuk PT PLN Indonesia Power, PT PLN Indonesia Power Services, serta didukung oleh mitra lainnya seperti CMEC dan PT Prima Layanan Nasional Enjiniring.

Hingga berita ini diturunkan, api telah berhasil dipadamkan sepenuhnya. Pihak PLN dan instansi terkait masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan lanjutan dan memastikan keamanan instalasi pembangkit.(ded)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
100 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar