oleh

Pjs Wali Kota Medan Meluncurkan Buku “Kamus Cakap Anak Medan” Pada Acara Pembukaan Gelar Seni Budaya Daerah

-BERITA, SUMUT-2,783 views

LintasSumut | Medan . –

Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Medan Ir Arief Sudarto Trinugroho MT sangat mengapresiasi atas peluncuran buku “Kamus Cakap Anak Medan” di areal depan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Jalan Gatot Subroto Medan, pada hari Sabtu (07/11).

Kehadiran buku kamus ini diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi suatu kebanggaan karena Kota Medan memiliki bahasa yang punya ciri khas tersendiri.

Peluncuran buku kamus dilakukan Gubsu Edy Rahmayadi didampingi Pjs Wali Kota, Jenderal Malaysia di Medan YM Aiyub Bin Omar, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara Ria Novida Telaumbanua dan Direktur Utama (Dirut) PT Bank Sumut Muchammad Budi Utomo.

Selain penyerahan buku kamus kepada Gubsu, peluncuran juga ditandai dengan penandatanganan poster cover buku yang bergambar sketsa Kantor Pos Besar Medan itu.

Baca Juga :  Warga Resah Dugaan Narkoba di Sarudik, Kapolres Tapteng Didesak Turun Tangan

“Saya ucapkan selamat atas diluncurkannya buku kamus ini, semoga memberikan banyak manfaat untuk masyarakat Kota Medan khususnya. Hadirnya buku ini menjadi bukti bahwa kita harus bangga memiliki bahasa Anak Medan sendiri yang menjadi ciri khas kita sebagai anak Medan,” kata Pjs Wali Kota di sela-sela acara peluncuran.

Peluncuran buku kamus tersebut, Pjs Wali Kota menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada penyusun Kamus Cakap Anak Medan tersebut, karena telah memberi kontribusinya bagi Kota Medan melalui penulisan buku tersebut.

“Dengan kehadiran buku ini, anak Medan semakin bangga dalam menggunakan bahasa khasnya sekaligus memperkenalkannya kepada para wisatawan yang berkunjung ke Kota Medan,” harapnya.

Baca Juga :  Pelindo Regional 1 Belawan Kenalkan Ekosistem Kepelabuhanan kepada Mahasiswa Magang

Acara peluncuran buku kamus ini berlangsung cukup meriah dan dibaluti suasana keakraban. Bahkan, Pjs Wali Kota juga memenuhi permintaan Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Sumut untuk menyanyi bersama di atas panggung yang didirikan di areal depan PRSU tersebut.

Selain berisikan seribuan kata khas Medan, buku ini juga dihiasi dengan berbagai sketsa bangunan bersejarah di Medan. Sketsa-sketsa ini merupakan karya dari Charles Pandiangan ini. Melalui karya sketsa ini, Charles menggambarkan Medan sebagai kota kaya akan bangunan bersejarah yang unik dan menarik.(Rahmad)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar