oleh

Penyandang Difabel Mendapat Kursi Roda, Camat Sarudik: Tetap Semangat Nak, Bagi Tuhan Tak Ada yang Mustahil

-BERITA-2,643 views

LINTAS SUMUT |Tapteng

Saut Raham Martua (11) penyandang difabel anak dari pasangan Barita Pardamean Sihotang dan Leria Sinaga warga Kelurahan Pondok Batu, Kec. Sarudik, Kab. Tapanuli Tengah mendapat 1 buah kursi roda dari Kementerian Sosial melalui Lembaga Rehabilitasi Bersumber Daya Masyarakat (RBM).

Dalam penyerahan kursi roda kepada Saut juga didampingi pihak Kecamatan Sarudik, Kab. Tapanuli Tengah, Harrys Sihombing. S. Sos didampingi staffnya. Tidak hanya memberikan kursi roda Camat Sarudik juga memberikan semangat dan masukan kepada Penyandang Disabilitas tersebut.

“Semangat nak bagi Tuhan tidak ada yang mustahil, kalau bisa anak kita ini disekolahkan. Semangat jangan cepat putus asa,” kata Camat Harrys, Senin 14 Desember 2020.

Menurut cerita kedua orang tua Saut, anaknya mengalami kelumpuhan sejak lahir. “Kalau perobatan sudah kita usahakan pak sudah selama 1 tahun di Padang Sidempuan, tapi kenyataannya juga sama belum bisa sembuh,” kata orang tua Saut.

Baca Juga :  Pesta Rakyat Hari Jadi ke-193 Simalungun: Refleksi Sejarah dan Penguatan Komitmen Pembangunan

Kedua orang tuanya Saut juga berharap agar anaknya bisa seperti anak lain pada umumnya.

“Saya juga berharap anak kita ini bisa berjalan dengan normal,” harapnya.

Sementara Bvr Rosdieri Sibarani sebagai ketua Lembaga Rehabilitasi Bersumber Daya Masyarakat (RBM) Hevata HKBP Distrik IX wilayah Sibolga-Tapteng menyebutkan, bahwa bantuan buat penyandang disabilitas di Kecamatan Sarudik ada 9 orang, salah satunya penerimanya di Kelurahan Pondok Batu yang bernama Saut Sihotang umur 11 tahun.

“Anak ini belum bisa berdiri dan belum bisa berjalan, dengan pendampingan RBM melihat kondisi anak ini gimana bisa meringankan keadaanya dan beban orang tuanya,” kata ketua RBM.

Baca Juga :  Pelindo Regional 1 Menghadiri Musrembang Kota Medan

Menurutnya bantuan ini dari Kemensos RI, dan itupun juga mengingat hari ulang tahun disabilitas Internasional. “Tahun ini ada sebanyak 74 unit bantuan buat aksesibilitas 1 dari situlah anak kita Saut mendapatkan kursi roda tersebut,” ujarnya.

Ditambahkannya, pihaknya hanya menjembatani, mungkin pemerintah masih banyak kurang mengetahui masyarakatnya yang seperti ini. “Disinilah tugas kami sebagai RBM turun ke lapangan melihat dan bertanya-tanya kepada masyarakat Sibolga-Tapteng,” tandasnya.

“Tadi kita langsung koordinasi dengan Camat Sarudik, artinya bukan baru kali ini aja Camat memberikan perhatian dan hatinya kepada anak berkebutuhan khusus melalui pendampingan RBM,” timpalnya. (dp)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar